ASIA
2 menit membaca
TNI-Polri evakuasi 198 pekerja tambang termasuk puluhan WNA usai serangan KKB di Papua Tengah
Serangan ini menjadi insiden terbaru dalam rangkaian kekerasan di wilayah paling timur Indonesia tersebut, yang telah lama dilanda pemberontakan separatis.
TNI-Polri evakuasi 198 pekerja tambang termasuk puluhan WNA usai serangan KKB di Papua Tengah
ARSIP: Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu (Tengah) menjelaskan aktivitas pertambangan rakyat di Kabupaten Nabire. 18 Feb 2026. /Foto: NabireNet
16 jam yang lalu

Pasukan keamanan gabungan dari TNI dan Polri mempercepat evakuasi ratusan pekerja dari lokasi tambang emas terpencil di Kali Musairo, Distrik Legari, Kabupaten Nabire, Papua Tengah setelah serangan bersenjata menewaskan dua orang akhir pekan lalu. 

Kepala Kepolisian Nabire, AKBP Samuel Tatiratu, mengatakan total 198 orang—terdiri dari pendulang tradisional dan karyawan PT Kristalin—telah dipindahkan ke lokasi aman. Di antara mereka terdapat 26 warga negara China.

Evakuasi dilakukan menyusul serangan yang dilancarkan kelompok bersenjata yang dikenal sebagai KKB pada Sabtu (21/2) terhadap pos pengamanan perusahaan tambang tersebut.

“Evakuasi dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan penyerangan susulan,” kata Tatiratu kepada Antara pada Minggu (22/2). 

Ia menambahkan, para pekerja asal China yang telah dievakuasi terlebih dahulu didata di Polsek Makimi sebelum ditempatkan di mess perusahaan di Sriwini, Nabire.Proses pemindahan para pekerja berlangsung relatif lancar meski aparat tetap dalam status siaga.

TerkaitTRT Indonesia - TNI selamatkan 18 pekerja Freeport yang dikepung kelompok bersenjata di Papua

Sementara itu, aparat keamanan masih berupaya mengidentifikasi salah satu korban tewas dalam serangan tersebut. Hingga Minggu, sedikitnya 75 orang telah dievakuasi melalui jalur Sungai Musairo dari area tambang yang sulit dijangkau.

Untuk memastikan tidak ada pendulang yang tertinggal, operasi penyisiran akan dilanjutkan pada Senin (23/2) oleh Satgas Operasi Damai Cartenz di sekitar Kilometer 40 hingga Kilometer 50. 

“Penyisiran dilakukan untuk menemukan dan mengevakuasi pendulang agar terhindar dari gangguan KKB,” kata Tatiratu.

Serangan di Nabire ini menjadi insiden terbaru dalam rangkaian kekerasan di wilayah timur Indonesia, yang telah lama dilanda pemberontakan separatis. 

Awal bulan ini, kelompok bersenjata juga dilaporkan menembak jatuh sebuah pesawat karavan milik Smart Air sesaat usai mendarat di Kab. Boven Digoel, Papua Selatan (11/2) dan menewaskan pilot serta kopilotnya.

Papua Tengah merupakan bagian dari kawasan Papua yang selama beberapa dekade terakhir kerap dilanda konflik bersenjata antara kelompok separatis dan aparat keamanan, dengan sasaran tidak hanya aparat negara tetapi juga warga sipil dan pekerja tambang.

TerkaitTRT Indonesia - Pemerintah salahkan OPM atas serangan pesawat sipil di Papua yang tewaskan dua awak
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi