Operasi siber Indonesia ungkap sindikat judi online Asia Tenggara senilai Rp59 miliar

Laporan PBB menyebut ratusan ribu orang diperkirakan terjebak dalam operasi penipuan daring di negara-negara seperti Myanmar dan Kamboja. Banyak di antaranya dipaksa bekerja berjam-jam setiap hari untuk menjalankan skema penipuan.

By
Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menyatakan telah menutup 21 situs judi online. / Patroli Siber Indonesia

Asia Tenggara terus menjadi episentrum pertumbuhan kejahatan siber lintas negara, termasuk perjudian online ilegal yang memanfaatkan celah regulasi dan sistem keuangan regional. Jaringan ini beroperasi melampaui batas negara, mengalirkan dana miliaran rupiah melalui perusahaan cangkang dan platform digital yang tersebar di berbagai yurisdiksi.

Di tengah sorotan terhadap maraknya industri judi daring dan penipuan digital di kawasan, Indonesia muncul sebagai salah satu titik penting penegakan hukum. Aparat kepolisian Indonesia membongkar jaringan perjudian online berskala nasional hingga internasional.

Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menyatakan telah menutup 21 situs judi online dan menyita dana senilai Rp59.126.460.631 dari jaringan yang disebut beroperasi secara nasional hingga internasional.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol Himawan Bayu Aji mengatakan pengungkapan ini bermula dari identifikasi 10 situs perjudian daring. Namun, setelah dilakukan pengembangan dan pendalaman, jumlah platform yang terhubung dalam jaringan tersebut bertambah signifikan.

“Awalnya kami menemukan 10 situs judi online. Setelah dilakukan pengembangan, jumlahnya meningkat menjadi 21 situs,” ujar Himawan dalam konferensi pers di Jakarta.

Muncul dari kasino dan perjudian ilegal

Data Departemen Keuangan AS mencatat, sepanjang 2024 saja, warga Amerika mengalami kerugian sedikitnya $10 miliar akibat penipuan yang ditautkan dengan operasi di Asia Tenggara. Sementara itu, otoritas Kamboja mengonfirmasi Chen Zhi bersama dua warga negara China lainnya telah diekstradisi ke China pada Selasa, setelah status kewarganegaraan Kamboja miliknya dicabut pada Desember lalu karena kepemilikan kewarganegaraan

Menurut penyelidikan polisi, situs-situs tersebut menawarkan berbagai jenis permainan, mulai dari mesin slot, permainan kasino daring, hingga taruhan sepak bola. Untuk melacak aliran dana, penyidik melakukan penyamaran dengan melakukan setoran pada platform yang dicurigai guna memetakan jalur transaksi keuangan.

Pengungkapan kasus di Indonesia ini terjadi di tengah sorotan internasional terhadap maraknya kejahatan siber dan penipuan daring di Asia Tenggara. Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan ini menjadi pusat operasi perjudian ilegal dan jaringan penipuan digital berskala global, yang kerap beririsan dengan perdagangan manusia dan kerja paksa.

Laporan PBB menyebut ratusan ribu orang diperkirakan terjebak dalam operasi penipuan daring di negara-negara seperti Myanmar dan Kamboja.

Aparat penegak hukum internasional menilai industri ini sulit diberantas karena kemampuannya berpindah lokasi dan beroperasi lintas yurisdiksi. Kepolisian Indonesia menegaskan penyelidikan masih berlanjut dengan kemungkinan adanya tersangka baru, seiring pendalaman terhadap jaringan keuangan dan keterkaitannya dengan operasi lintas negara.