DUNIA
2 menit membaca
Indonesia tegaskan perlindungan warga sipil dalam hak jawab di Sidang Majelis Umum PBB
Pemerintah juga menolak tudingan sepihak bahwa persoalan keamanan dan pembangunan di Papua merupakan bagian dari kebijakan yang secara sistematis melanggar HAM.
Indonesia tegaskan perlindungan warga sipil dalam hak jawab di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia menegaskan dugaan pelanggaran hak asasi manusia yang kredibel ditangani melalui lembaga nasional dan mekanisme hukum. / Dok. Kemlu RI

Indonesia menanggapi pernyataan Kepulauan Solomon dan Vanuatu mengenai situasi di Papua melalui hak jawab dalam Debat Umum Sidang Majelis Umum (SMU) PBB ke-81 di New York, Amerika Serikat, Senin (28/9). Indonesia menegaskan bahwa dugaan pelanggaran hak asasi manusia yang kredibel ditangani melalui lembaga nasional dan mekanisme hukum, termasuk Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) yang independen.

Indonesia menyatakan pembahasan mengenai Papua perlu melihat situasi secara menyeluruh, termasuk kekerasan yang menurut pemerintah turut menimpa warga sipil, guru, tenaga kesehatan, dan aparatur pemerintah akibat kelompok bersenjata.

Dalam beberapa pekan terakhir, tiga aparatur sipil negara dilaporkan tewas setelah menyalurkan bantuan ternak kepada masyarakat. Seorang pengemudi yang membawa kebutuhan pokok juga tewas, sementara sembilan perempuan dan anak dilaporkan diculik di Mimika.

“Serangan terhadap warga sipil bukan bentuk penyampaian aspirasi secara damai. Indonesia berkewajiban melindungi seluruh warganya, dengan memastikan setiap penegakan hukum tetap sesuai hukum nasional dan kewajiban internasional di bidang HAM,” tegas Indonesia.

Pemerintah juga menolak tudingan sepihak bahwa persoalan keamanan dan pembangunan di Papua merupakan bagian dari kebijakan yang secara sistematis melanggar HAM. Indonesia kembali mengutip pernyataan Menteri Luar Negeri Sugiono dalam Debat Umum SMU PBB pada Jumat (25/9).

“Dari Aceh hingga Papua, dari Miangas hingga Rote, Indonesia adalah satu rakyat. Indonesia adalah satu bangsa.”

Respons Kepulauan Pasifik

Mengenai usulan kunjungan Komisaris Tinggi PBB untuk HAM ke Papua, Indonesia menyatakan pengaturannya perlu disepakati antara negara tuan rumah dan Kantor Komisaris Tinggi. Menurut Indonesia, mekanisme tersebut berlaku bagi seluruh negara anggota dan tidak ditentukan oleh negara lain atau organisasi regional.

Sebelumnya, Perdana Menteri Kepulauan Solomon Matthew Cooper Wale menyerukan kunjungan Komisaris Tinggi PBB untuk HAM ke Papua Barat. Menurut Pacific Islands News Association (PINA), Wale mengatakan laporan dugaan pelanggaran HAM di wilayah tersebut perlu diverifikasi secara independen.

Wakil Tetap Vanuatu untuk PBB Odo Tevi juga menyampaikan kekhawatiran mengenai dugaan pelanggaran HAM di Papua Barat. Ia mengatakan perdamaian dan keamanan berkaitan erat dengan HAM serta menyerukan perhatian internasional yang lebih besar terhadap masyarakat adat Papua.

Indonesia menyatakan akan terus terlibat melalui mekanisme yang relevan serta mendorong dialog dan kerja sama dengan mengedepankan fakta dan keselamatan warga sipil.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia mulai penyelidikan setelah separatis KKB dilaporkan bunuh pilot AS di Papua

SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Indonesia maju sebagai kandidat anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB 2029–2030
Menlu Sugiono: Palestina menjadi ujian bagi hati nurani dan sistem multilateral
IUCN: Kebakaran hutan mengancam orangutan Kalimantan
Indonesia dorong penguatan keterkaitan laut dan iklim menuju COP31
Indonesia tandatangani konvensi siber PBB, perkuat kerja sama lawan kejahatan siber
Indonesia taklukkan China 3-2, tim bulu tangkis putra raih emas Asian Games setelah 28 tahun
BNN Indonesia dan Australia perpanjang kerja sama pemberantasan narkoba hingga 2031
Kapal Garibaldi resmi jadi KRI Sriwijaya-100, Indonesia siapkan modernisasi
Indonesia perkuat diplomasi bilateral di Sidang Umum PBB
Indonesia dorong perlindungan anak dari risiko AI di forum PBB
Indonesia percepat penyelesaian IEU-CEPA untuk buka akses pasar Eropa
Indonesia dan Prancis perkuat kerja sama pertahanan serta industri militer
Menlu Sugiono dorong MIKTA optimalkan peran kekuatan menengah dalam reformasi global
Indonesia dan Prancis perkuat kerja sama pertahanan melalui Kemitraan Strategis Komprehensif
Indonesia dan negara MIKTA kecam misinformasi dan narasi berbahaya yang sasar pekerja kemanusiaan
Sidang Majelis Umum PBB ke-81, Indonesia dorong perdamaian dan diplomasi multilateral
Indonesia terus berkontribusi dalam upaya perdamaian dunia melalui misi PBB
Erdogan serukan reformasi Dewan Keamanan PBB, desak penghapusan hak veto
Menlu Sugiono tiba di New York, bawa misi Palestina hingga kursi DK PBB
BNPT dan Australia perkuat kerja sama penanggulangan terorisme