24 Maret 2026
Balita tersebut dibebaskan setelah 10 jam melalui Palang Merah dengan luka bakar dan tusukan, sementara ayahnya, Osama Abu Nassar, masih ditahan oleh pihak Israel.
Menurut laporan medis, luka pada anak itu termasuk rokok yang dipadamkan di kakinya dan sebuah paku yang ditusukkan ke kaki.
Peristiwa ini terjadi setelah ayahnya dipisahkan dari anaknya di pos pemeriksaan dekat kamp pengungsi Maghazi di bawah tembakan tentara Israel.
