ASIA
2 menit membaca
Prabowo buka peluang penyitaan tambahan 5 juta hektare kebun sawit pada 2026
Pemerintah berencana melanjutkan penertiban kebun sawit ilegal setelah menyita lebih dari 4 juta hektare lahan sepanjang tahun lalu.
Prabowo buka peluang penyitaan tambahan 5 juta hektare kebun sawit pada 2026
Para pekerja memuat tandan buah sawit segar di perkebunan koperasi Melati Hanjalipan, Kotawaringin Timur. / Reuters

Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah membuka kemungkinan menyita tambahan 4 juta hingga 5 juta hektare perkebunan kelapa sawit pada 2026. Langkah ini merupakan kelanjutan dari operasi penertiban kebun sawit yang dinilai melanggar hukum, terutama di kawasan hutan.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri acara panen padi bersama petani, Rabu. Ia menegaskan pemerintah telah mengambil alih sekitar 4 juta hektare kebun sawit yang terbukti melanggar aturan.

“Kita sudah menguasai, sudah mengambil alih 4 juta hektare kebun sawit yang melanggar hukum. Tahun 2026 mungkin kita sita lagi 4 atau 5 juta hektare,” ujar Prabowo.

Operasi penertiban kebun sawit

Sepanjang 2025, satuan tugas penertiban yang melibatkan TNI, Polri, dan kejaksaan telah mengambil alih sekitar 4,1 juta hektare kebun sawit yang beroperasi secara ilegal di kawasan hutan. Penindakan ini menyasar perusahaan besar maupun petani kecil.

Indonesia sebagai produsen kelapa sawit terbesar dunia saat ini memiliki total sekitar 16,8 juta hektare perkebunan sawit. Operasi yang dimulai awal 2025 itu membuat industri sawit nasional waswas, terutama karena dinilai berpotensi mengganggu produksi.

Sejumlah analis memperkirakan kebijakan tersebut, jika dikombinasikan dengan rencana ambisius pemerintah memperluas penggunaan biodiesel, dapat mendorong kenaikan harga sawit global akibat berkurangnya pasokan.

Dampak ekonomi dan denda

Dari total lahan yang disita tahun lalu, sekitar 1,7 juta hektare dialihkan pengelolaannya kepada BUMN Agrinas Palma Nusantara. Langkah ini mengubah Agrinas, yang sebelumnya bergerak di jasa infrastruktur, menjadi perusahaan sawit terbesar di dunia dari sisi luas lahan.

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin sebelumnya menyebut pemerintah berpotensi mengumpulkan denda hingga US$6,5 miliar dari perusahaan-perusahaan sawit yang terlibat dalam pelanggaran tersebut.

Pemerintah menilai penertiban ini penting untuk menegakkan hukum, memperbaiki tata kelola perkebunan, serta memastikan keberlanjutan sektor sawit nasional.

TerkaitTRT Indonesia - Ribuan warga di Riau protes atas penyitaan perkebunan sawit oleh pemerintah Indonesia
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Massa aksi di sejumlah kota Indonesia protes kabut asap karhutla, tuntut penetapan bencana nasional
BNPB siapkan koordinasi bantuan asing untuk penanganan karhutla di Indonesia
TNI AU kerahkan pesawat NC-212 untuk modifikasi cuaca atasi karhutla di Kalimantan
Polri selidiki 98 kasus karhutla, penyidik telusuri dugaan kesengajaan dan kelalaian
Karhutla hanguskan 1,9 juta hektar lahan, Indonesia terima bantuan Malaysia dan Singapura
Pemerintah RI segera koordinasikan tawaran bantuan Malaysia dan Singapura untuk atasi karhutla
Kementerian Perhubungan catat 2.458 penerbangan terdampak karhutla, termasuk rute internasional
Empat orang tewas saat padamkan karhutla di Bromo, kabut asap perburuk kualitas udara
Kelangkaan BBM picu demonstrasi di Bali, warga mengantre hingga delapan jam
Singapura pertimbangkan jalur hukum terhadap perusahaan pemicu kabut asap
Pabrik LPG baru di Karawang akan pasok hingga 15 persen kebutuhan Jabar dan Jakarta
Gunung Ibu erupsi 103 kali dalam sehari, warga diminta jauhi zona bahaya
Kristomei ditunjuk pimpin BNPB saat karhutla meluas, sebut bantuan luar negeri memungkinkan
Satwa liar Borneo menderita di tengah kebakaran hutan
Pemantauan udara kabut asap
KPK tangkap 14 orang dalam OTT di BNPB, sita Rp1,4 miliar dan emas
Pertamina siapkan 52 SPBU buka 24 jam untuk atasi kelangkaan BBM di Bali
Layangkan gugatan class action, warga Kalimantan Barat tuntut hak udara bersih ke Presiden Prabowo
Atasi kabut asap parah, Prabowo perintahkan penambahan pengerahan armada karhutla
Target PNBP 2026 lampaui target, Imigrasi Indonesia kantongi Rp8,68 triliun per Oktober