ASIA
2 menit membaca
TNI AL gelar latihan terpadu di Selat Singapura
TNI AL menggelar latihan terpadu di Selat Singapura, melibatkan kapal perang dan pesawat patroli, untuk memperkuat koordinasi dan kesiapan tempur di wilayah perbatasan strategis.
TNI AL gelar latihan terpadu di Selat Singapura
Prajurit TNI AL berlatih terpadu di Selat Singapura untuk tingkatkan kesiapan tempur dan koordinasi laut–udara. Foto: tnial.mil.id
2 jam yang lalu

Latihan ini melibatkan elemen Bawah Kendali Operasi (BKO), termasuk KRI Surik-645 dan pesawat patroli P-8203, dengan tujuan memperkuat koordinasi antara operasi laut dan udara.

“Latihan ini fokus pada peningkatan kesiapan tempur sekaligus profesionalisme prajurit, terutama di tengah dinamika keamanan maritim yang tinggi di jalur pelayaran internasional Selat Singapura,” ujar Komandan Satuan Tugas Komando Armada I, Laksamana Pertama Nurlan, Senin malam di Tanjungpinang.

Nurlan menekankan pentingnya sinergi antara kapal perang dan pesawat patroli maritim untuk memastikan pengawasan efektif dan respons cepat terhadap potensi ancaman di laut.

Proses latihan dan skenario pertahanan

Latihan yang digelar sejak Minggu (1 Maret) ini dimulai dengan pemeriksaan komunikasi untuk memastikan koordinasi berjalan lancar. Selanjutnya dilakukan Air Joining Procedure (AJP) guna mengintegrasikan pesawat ke dalam konvoi satuan tugas.

Selain itu, dilakukan latihan pertahanan udara, termasuk skenario latihan 320 untuk pelacakan pesawat, sebagai bagian dari simulasi pertahanan berlapis. Seluruh kegiatan berjalan aman dan sesuai rencana.

Koordinasi yang kuat antara unsur laut dan udara menunjukkan kesiapan operasional BKO Guspurla Komando Armada I dalam menjalankan misi gabungan.

“Evaluasi dilakukan di setiap tahap untuk mengukur efektivitas dan mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki,” kata Nurlan.

Ia juga menekankan pentingnya latihan yang konsisten di wilayah operasi, sambil tetap mengutamakan keselamatan personel dan peralatan. Hal ini sejalan dengan arahan pimpinan Komando Armada I agar seluruh satuan rutin melaksanakan latihan di sektor patroli yang sama dan melakukan evaluasi pasca-latihan guna menjaga kesiapan tempur secara optimal.

SUMBER:TRT Indonesia