POLITIK
2 menit membaca
China dan Korea Utara berjanji untuk bersatu melawan 'hegemoni dan politik kekuasaan'
Beijing dan Pyongyang memperkuat aliansi mereka, berjanji untuk menolak "intimidasi" oleh negara-negara kuat saat Choe Son-hui melakukan kunjungan pertamanya ke China sejak menjadi menteri luar negeri Korea Utara.
China dan Korea Utara berjanji untuk bersatu melawan 'hegemoni dan politik kekuasaan'
China dan Korea Utara, yang menjalin hubungan diplomatik 76 tahun yang lalu, terus mempertahankan hubungan politik dan ekonomi yang erat. / Reuters

China dan Korea Utara telah berjanji untuk meningkatkan koordinasi multilateral dan melawan apa yang mereka sebut sebagai “unilateralisme, hegemoni, dan politik kekuasaan,” dengan tekad untuk melindungi kepentingan bersama mereka serta mempertahankan “keadilan dan kejujuran” internasional.

Kesepakatan ini diumumkan pada hari Minggu setelah pembicaraan di Beijing antara Menteri Luar Negeri China Wang Yi dan mitranya dari Korea Utara, Choe Son-hui, yang sedang melakukan kunjungan empat hari ke China atas undangan Wang.

Wang menggambarkan situasi internasional saat ini sebagai “bergejolak dan rumit,” dengan menuduh “perilaku intimidasi oleh negara-negara kuat” sebagai penyebab ketidakstabilan tatanan global.

Ia menyatakan bahwa Beijing akan memperdalam koordinasi dengan Pyongyang baik di forum regional maupun internasional untuk menentang segala bentuk hegemoni, sambil memperkuat kerja sama dalam tata kelola domestik dan “perjuangan sosialis” masing-masing negara.

“Tatanan dunia yang lebih adil dan setara”

Choe menegaskan pernyataan tersebut, dengan mengatakan bahwa Korea Utara berkomitmen untuk bekerja sama dengan China untuk “bersama-sama melawan unilateralisme dan politik kekuasaan serta mempromosikan tatanan dunia yang lebih adil dan setara.”

Kedua pihak juga bertukar pandangan tentang hubungan bilateral dan isu-isu regional, menurut pernyataan dari Beijing.

Kunjungan ini menandai kunjungan pertama Choe ke China sejak ia menjadi menteri luar negeri pada Juni 2022, sekaligus pertemuan tatap muka pertamanya dengan Wang. Hal ini mengikuti kunjungan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un awal bulan ini untuk menghadiri parade militer China pada 3 September, di mana ia juga bertemu dengan Presiden China Xi Jinping.

Kunjungan Choe berlangsung menjelang persiapan Pyongyang untuk parade militer besar pada 10 Oktober guna memperingati ulang tahun ke-80 Partai Buruh Korea yang berkuasa.

China dan Korea Utara, yang telah menjalin hubungan diplomatik selama 76 tahun, terus mempertahankan hubungan politik dan ekonomi yang erat. Perdagangan antara kedua negara melebihi $2 miliar pada tahun 2023.

TerkaitTRT Indonesia - Kim Jong-un kunjungi China untuk parade peringatan Perang Dunia II


SUMBER:TRT World and Agencies
Jelajahi
Pengadilan Korsel jatuhkan hukuman 2 tahun penjara ke mantan Presiden Yoon atas pendanaan politik
Dapatkah AS dan Iran kembali ke negosiasi setelah Trump mengatakan gencatan senjata berakhir?
Lebih dari sekadar KTT NATO: Ankara mengambil peran sentral dalam diplomasi global
JD Vance baru saja mengungkapkan kekesalannya dengan taktik negosiasi Persia Iran. Apa itu sebenarnya?
Prancis jadwalkan pemilu presiden 2027 jelang berakhirnya masa jabatan Macron
Kasus korupsi Chromebook, eks Mendikbudristek Nadiem Makarim jalani sidang putusan hari ini
Kesepakatan yang diperdebatkan: di mana AS dan Iran berselisih
AS menghadapi ujian dalam menyeimbangkan diplomasi Iran dan kebijakan Israel
Mengapa rekam jejak Modi sebagai PM India terlama tercoreng oleh agenda anti-Muslim Hindutva-nya
Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier tiba di Jakarta untuk kunjungan kenegaraan
Mahasiswa UI bawa lima tuntutan dalam aksi di Bundaran HI
Pesan nuklir Rusia: Ancaman, penghalang, atau tanda kelemahan?
Prabowo tegaskan politik bebas aktif di tengah kritik kunjungan luar negeri
Prabowo lantik kepala dan wakil kepala BGN, tunjuk Said Iqbal jadi penasihat khusus presiden
Presiden Korea Selatan tunjuk Han Seong-sook sebagai calon perdana menteri baru
Menko Polkam: Presiden tak beri perlakuan khusus bagi pelaku korupsi
RUU P2SK disepakati, BI bakal ikut fokus dorong sektor riil dan penciptaan kerja
Presiden Prabowo terima Menlu Türkiye Hakan Fidan, bahas Palestina hingga stabilitas Timur Tengah
Dicopot dari kepala BGN, posisi Dadan Hindayana digantikan Nanik S Deyang
Lima kali Trump menegur Netanyahu — dan apa yang terjadi kemudian