BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Rusia soroti peluang kerja sama ekonomi dengan Indonesia pasca penandatanganan FTA
Langkah Rusia menempatkan Indonesia sebagai mitra utama mencerminkan pergeseran strategis Moskow dalam memperkuat hubungan ekonomi dengan kawasan Asia Tenggara.
Rusia soroti peluang kerja sama ekonomi dengan Indonesia pasca penandatanganan FTA
Kesepakatan ini dipandang membuka peluang besar bagi peningkatan arus perdagangan dan investasi antara Indonesia-Rusia. / Arsip AP / AP
26 Desember 2025

Rusia menilai posisi Indonesia semakin penting dalam perdagangan internasional setelah penandatanganan perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia (EAEU). Kesepakatan ini dipandang membuka peluang besar bagi peningkatan arus perdagangan dan investasi kedua negara.

Penilaian tersebut disampaikan Perwakilan Perdagangan Rusia di Indonesia, Alexander Masaltsev, dalam wawancara resmi yang dipublikasikan Pusat Ekspor Rusia pada Kamis. Wawancara itu dimuat dalam basis data satu pintu lembaga tersebut yang ditujukan bagi pelaku usaha Rusia.

Masaltsev menegaskan bahwa kesepakatan perdagangan bebas (FTA) yang baru ditandatangani telah meningkatkan daya tarik Indonesia sebagai mitra bisnis potensial. Menurutnya, perjanjian ini memberikan keuntungan nyata bagi eksportir Rusia, terutama dalam bentuk kemudahan akses pasar.

Ia merinci bahwa eksportir Rusia akan memperoleh fasilitas preferensial untuk sekitar 90 persen produk yang masuk ke Indonesia. Selain itu, sebagian besar barang asal negara-negara EAEU akan menikmati penurunan tarif, dengan rata-rata bea masuk yang sebelumnya berada di angka 7,6 persen turun menjadi sekitar 1,5 persen. Skema perdagangan barter juga disebut sebagai salah satu peluang tambahan yang dapat dimanfaatkan.

Perdagangan global

Dalam wawancara tersebut, Masaltsev mengidentifikasi sejumlah sektor yang dinilai paling prospektif untuk dikembangkan melalui kerja sama bilateral. Bidang-bidang tersebut mencakup minyak dan gas serta peralatan energi, layanan kesehatan dan industri farmasi, metalurgi dan pertambangan, mesin dan alat berat, sektor pertanian, hingga teknologi informasi.

Pusat Ekspor Rusia sendiri merupakan platform gratis yang menyediakan ratusan materi pendukung bagi eksportir. Basis data ini memuat lebih dari 400 sumber daya eksklusif, termasuk ratusan artikel dan lebih dari 500 jam konten video yang membahas berbagai aspek perdagangan internasional, mulai dari aturan kepabeanan dan standar kepatuhan produk hingga logistik dan perdagangan elektronik.

Langkah Rusia menempatkan Indonesia sebagai mitra utama mencerminkan pergeseran strategis Moskow dalam memperkuat hubungan ekonomi dengan kawasan Asia Tenggara, seiring upaya diversifikasi pasar dan perluasan jaringan perdagangan global.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia dan Rusia perkuat kerjasama industri, perdagangan melebihi $4,04 miliar
SUMBER:TRT Indonesia