BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Rusia soroti peluang kerja sama ekonomi dengan Indonesia pasca penandatanganan FTA
Langkah Rusia menempatkan Indonesia sebagai mitra utama mencerminkan pergeseran strategis Moskow dalam memperkuat hubungan ekonomi dengan kawasan Asia Tenggara.
Rusia soroti peluang kerja sama ekonomi dengan Indonesia pasca penandatanganan FTA
Kesepakatan ini dipandang membuka peluang besar bagi peningkatan arus perdagangan dan investasi antara Indonesia-Rusia. / Arsip AP / AP

Rusia menilai posisi Indonesia semakin penting dalam perdagangan internasional setelah penandatanganan perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia (EAEU). Kesepakatan ini dipandang membuka peluang besar bagi peningkatan arus perdagangan dan investasi kedua negara.

Penilaian tersebut disampaikan Perwakilan Perdagangan Rusia di Indonesia, Alexander Masaltsev, dalam wawancara resmi yang dipublikasikan Pusat Ekspor Rusia pada Kamis. Wawancara itu dimuat dalam basis data satu pintu lembaga tersebut yang ditujukan bagi pelaku usaha Rusia.

Masaltsev menegaskan bahwa kesepakatan perdagangan bebas (FTA) yang baru ditandatangani telah meningkatkan daya tarik Indonesia sebagai mitra bisnis potensial. Menurutnya, perjanjian ini memberikan keuntungan nyata bagi eksportir Rusia, terutama dalam bentuk kemudahan akses pasar.

Ia merinci bahwa eksportir Rusia akan memperoleh fasilitas preferensial untuk sekitar 90 persen produk yang masuk ke Indonesia. Selain itu, sebagian besar barang asal negara-negara EAEU akan menikmati penurunan tarif, dengan rata-rata bea masuk yang sebelumnya berada di angka 7,6 persen turun menjadi sekitar 1,5 persen. Skema perdagangan barter juga disebut sebagai salah satu peluang tambahan yang dapat dimanfaatkan.

Perdagangan global

Dalam wawancara tersebut, Masaltsev mengidentifikasi sejumlah sektor yang dinilai paling prospektif untuk dikembangkan melalui kerja sama bilateral. Bidang-bidang tersebut mencakup minyak dan gas serta peralatan energi, layanan kesehatan dan industri farmasi, metalurgi dan pertambangan, mesin dan alat berat, sektor pertanian, hingga teknologi informasi.

Pusat Ekspor Rusia sendiri merupakan platform gratis yang menyediakan ratusan materi pendukung bagi eksportir. Basis data ini memuat lebih dari 400 sumber daya eksklusif, termasuk ratusan artikel dan lebih dari 500 jam konten video yang membahas berbagai aspek perdagangan internasional, mulai dari aturan kepabeanan dan standar kepatuhan produk hingga logistik dan perdagangan elektronik.

Langkah Rusia menempatkan Indonesia sebagai mitra utama mencerminkan pergeseran strategis Moskow dalam memperkuat hubungan ekonomi dengan kawasan Asia Tenggara, seiring upaya diversifikasi pasar dan perluasan jaringan perdagangan global.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia dan Rusia perkuat kerjasama industri, perdagangan melebihi $4,04 miliar
SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Pemerintah RI tunda kenaikan royalti dan pajak ekspor tambang, tunggu formula lebih baik
Rupiah melemah ke Rp17.503 per dolar AS di tengah ketegangan Selat Hormuz
Pertamina, Departemen Energi AS perkuat kerja sama energi dan infrastruktur strategis
Indonesia dan Filipina bangun koridor nikel ASEAN, perkuat rantai pasok global
Perusahaan pertahanan Türkiye teken kontrak ekspor senilai hampir $8 miliar di pameran SAHA 2026
Perusahaan energi Eni umumkan hasil positif dari uji sumur gas Geliga-1 di lepas pantai Indonesia
AI dalam peperangan: 5 hal yang perlu diketahui tentang kesepakatan teknologi besar Pentagon
Indonesia akan jadi pasar penerbangan terbesar keempat dunia pada 2030, kata Menperin
Pemerintah targetkan pertumbuhan ekonomi 5,9–7,5 persen pada 2027
Indonesia teken pembelian 12 drone Kizilelma dari Türkiye
Rupiah dinilai undervalued, BI siapkan tujuh langkah stabilisasi nilai tukar
Indonesia dorong perluasan pasar ekspor ke Uni Eropa di tengah ketidakpastian global
Rupiah melemah akibat perang berkelanjutan AS-Iran, tembus Rp17.400 per dolar AS
Pasar saham Asia goyah, harga minyak tetap tinggi saat konflik AS-Iran meningkat
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada Q1 2026, ditopang konsumsi domestik
Surplus dagang Indonesia tembus US$3,32 miliar di tengah tekanan ekspor dan gejolak global
Pertamina kembali naikkan harga BBM nonsubsidi, Pertamax Turbo tembus Rp19.900 per liter
Subsidi BBM dan LPG naik 266 persen hingga Maret 2026
Apa yang akan terjadi selanjutnya bagi OPEC setelah Uni Emirat Arab meninggalkan kartel minyak tersebut?
China kecam rencana regulator AS untuk larang laboratorium dari pengujian perangkat elektronik