DUNIA
2 menit membaca
Iran menutup ruang udara untuk sebagian besar penerbangan akibat meningkatnya ketegangan
Tehran hanya mengizinkan penerbangan sipil internasional yang disetujui sementara gejolak terus berlanjut dan tekanan regional semakin intensif.
Iran menutup ruang udara untuk sebagian besar penerbangan akibat meningkatnya ketegangan
Penutupan wilayah udara terjadi di tengah gejolak dalam negeri dan meningkatnya kekhawatiran internasional terkait Iran. / Arsip Reuters
4 jam yang lalu

Iran telah menutup sementara ruang udaranya untuk sebagian besar penerbangan, hanya mengizinkan kedatangan dan keberangkatan sipil internasional yang mendapat izin sebelumnya, menurut pemberitahuan resmi penerbangan yang dikeluarkan.

Sebuah pemberitahuan kepada misi udara menyatakan ruang udara Teheran akan tetap ditutup hingga 15 Januari, dengan penerbangan sipil internasional diizinkan hanya setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Penerbangan Sipil.

Pembatasan ini berlaku untuk penerbangan yang memasuki atau meninggalkan Iran, sementara semua lalu lintas udara lainnya ditangguhkan, kata pemberitahuan itu.

Langkah tersebut diambil di tengah meningkatnya ketegangan regional dan domestik, termasuk protes anti-pemerintah yang sedang berlangsung di Iran dan meningkatnya pengawasan internasional.

Presiden AS Donald Trump mengatakan dia diberitahu bahwa eksekusi terhadap pengunjuk rasa di Iran telah dihentikan, sambil memperingatkan bahwa Washington memantau perkembangan dengan cermat.

Trump berulang kali menyatakan dukungan bagi para pengunjuk rasa dan memperingatkan bahwa Amerika Serikat dapat mengambil “tindakan yang sangat kuat” jika eksekusi dilanjutkan.

Menteri Luar Negeri G7 juga mengecam apa yang mereka sebut sebagai “penggunaan kekerasan yang disengaja” terhadap pengunjuk rasa, mendesak pihak berwenang Iran untuk menahan diri dan menghormati hak asasi manusia, sambil memperingatkan bahwa tindakan tambahan bisa menyusul.

Sementara itu, pejabat Iran menuduh Amerika Serikat dan Israel mendukung apa yang mereka gambarkan sebagai kerusuhan dan terorisme terkait protes — tuduhan yang dibantah oleh pemerintah Barat.

Pihak berwenang Iran belum merilis angka korban resmi, sementara kelompok hak asasi melaporkan ribuan orang tewas dan luka-luka sejak demonstrasi dimulai pada akhir Desember.

SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Serangan intervensi AS ke Iran tampaknya masuk akal, mungkin tidak akan terbatas. Ini alasannya
Ruang udara Iran kembali dibuka setelah penutupan sementara berakhir
China tunjuk utusan khusus untuk memperkuat hubungan dengan negara-negara SCO
“Feminisme imperialis” — JK Rowling soroti penindasan di Iran setelah bungkam soal genosida Gaza
Empat orang ditangkap usai penyerangan Kedutaan Besar Iran di Den Haag
Kepala otoritas penerbangan Yunani mundur usai insiden gangguan sistem di Bandara Athena
Trump menangguhkan visa imigran AS untuk 75 negara
'Kesiapsiagaan puncak': Iran sebut peningkatan stok rudal di tengah ancaman intervensi Trump
China desak AS untuk patuhi hukum internasional usai pernyataan Trump 'moralitas pribadinya'
Mahkamah Internasional (ICJ) dengarkan laporan rinci soal kekerasan Myanmar atas kaum Rohingya
Kamboja mengatakan pasukan Thailand terus 'menduduki' wilayah sipil, menguji gencatan senjata Desember
Kelompok HAM: Jumlah korban tewas dalam kerusuhan di Iran capai lebih dari 2.570 orang
Bank Indonesia lakukan intervensi untuk stabilkan rupiah yang melemah
Setidaknya 25 orang tewas saat crane runtuh, sebabkan kereta api tergelincir di Thailand: polisi
Direkrut Bill Gates, Sri Mulyani gabung Dewan Direksi Gates Foundation
BBC minta gugatan Trump senilai US$10 miliar ditolak pengadilan AS
Iran longgarkan pembatasan internet, panggilan luar negeri dibolehkan saat angka kematian capai 646
Indonesia tegaskan dukungan penuh untuk kedaulatan Somalia pada pertemuan OKI
Indonesia dan Malaysia blokir Grok setelah penyalahgunaan konten manipulatif AI
Suporter Afrika jadi pemenang sejati saat Mesir, Senegal, Nigeria, dan Maroko ke semifinal AFCON