PERANG GAZA
2 menit membaca
Israel kembali melanggar gencatan senjata Gaza dengan tembakan artileri
Militer Israel menyasar wilayah di Rafah dan kamp pengungsi Bureij meski gencatan senjata telah berlaku sejak Oktober.
Israel kembali melanggar gencatan senjata Gaza dengan tembakan artileri
Sejak gencatan Israel-Hamas, Israel membunuh lebih dari 400 warga Palestina. / Reuters
8 jam yang lalu

Militer Israel menargetkan wilayah barat Kota Rafah serta melepaskan tembakan artileri dan serangan helikopter ke kawasan permukiman di bagian utara kota tersebut pada Rabu dini hari. Serangan itu disebut sebagai pelanggaran terbaru terhadap gencatan senjata, menurut laporan Anadolu.

Koresponden Anadolu juga melaporkan bahwa artileri Israel menghantam wilayah utara Kamp Pengungsi Bureij di Gaza tengah pada jam-jam awal pagi.

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban tewas maupun luka di pihak warga Palestina akibat serangan tersebut.

Secara terpisah, militer Israel pada Selasa malam menyatakan dua warga Palestina tewas dalam insiden yang mereka sebut sebagai baku tembak di Rafah.

Sementara itu, surat kabar Israel Israel Hayom melaporkan bahwa dua tentara Israel mengalami luka ringan dalam baku tembak yang sama di kota tersebut.

Sejak gencatan senjata antara Israel dan kelompok perlawanan Palestina Hamas diumumkan pada 10 Oktober 2025, Israel dilaporkan telah menewaskan lebih dari 400 warga Palestina dalam berbagai pelanggaran berulang terhadap kesepakatan tersebut.

Israel juga terus melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB yang diadopsi pada November 2025, yang menyerukan gencatan senjata permanen dan menyeluruh di Gaza, kelancaran penyaluran bantuan kemanusiaan, serta rekonstruksi wilayah tersebut.

Sejak Oktober 2023, militer Israel telah menewaskan lebih dari 71.000 warga Palestina—sebagian besar perempuan dan anak-anak—serta melukai lebih dari 171.000 orang dalam perang yang disebut bersifat genosida di Gaza, yang menyebabkan wilayah kantong itu porak-poranda.

SUMBER:AA