Massa buruh mulai berdatangan ke kawasan Menara Thamrin sejak pagi hari. Aksi tersebut sempat menyebabkan kepadatan lalu lintas di Jalan MH Thamrin, meski arus kendaraan masih dapat melintas.
Massa mulai berkumpul sekitar pukul 10.25 WIB. Mereka mengenakan atribut organisasi buruh masing-masing dan membawa satu unit mobil komando untuk menyampaikan orasi. Sejumlah bendera organisasi buruh, seperti Partai Buruh dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), terlihat berkibar di lokasi.
Selain itu, massa juga membawa bendera Palestina serta berbagai spanduk berisi tuntutan terkait isu perdamaian di Gaza. Aksi berlangsung di depan Kantor Perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Indonesia.
Presiden KSPI Said Iqbal menyampaikan bahwa salah satu tuntutan utama dalam aksi tersebut adalah penolakan terhadap keterlibatan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP).
“Menolak masuknya Indonesia ke Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP). Mendukung kemerdekaan Palestina tanpa campur tangan Israel,” ujar Said Iqbal dikutip dari detik.
Secara keseluruhan, terdapat tiga tuntutan yang disampaikan massa buruh dalam aksi tersebut. Pertama, mendukung penguatan peran PBB dalam menciptakan perdamaian dunia. Kedua, menolak masuknya Indonesia ke Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP). Ketiga, mendukung kemerdekaan Palestina tanpa campur tangan Israel.
Hingga menjelang siang, aksi unjuk rasa berlangsung tertib dengan pengawalan aparat kepolisian.











