DUNIA
2 menit membaca
Kesepakatan pertahanan Türkiye, Pakistan, dan Arab Saudi 'dalam proses'
Menteri Pakistan Raza Hayat Harraj mengatakan "ketiga negara sedang membahas" rancangan perjanjian, sementara diplomat senior Turki Hakan Fidan mengonfirmasi bahwa pembicaraan telah berlangsung.
Kesepakatan pertahanan Türkiye, Pakistan, dan Arab Saudi 'dalam proses'
Draf perjanjian telah dibahas, menurut para pejabat, dengan Türkiye menekankan kepercayaan dan kerja sama keamanan regional yang inklusif. / TRT World
16 Januari 2026

Türkiye, Pakistan dan Arab Saudi telah menyiapkan draf perjanjian pertahanan setelah hampir setahun pembicaraan, kata menteri produksi pertahanan Pakistan, menandakan kemungkinan langkah menuju kerja sama keamanan regional yang lebih dalam.

Menteri Luar Negeri Türkiye Hakan Fidan membenarkan bahwa diskusi telah berlangsung, tetapi menekankan bahwa belum ada kesepakatan yang ditandatangani hingga saat ini.

Menteri Pakistan Raza Hayat Harraj mengatakan kepada Reuters pada hari Kamis bahwa usulan pengaturan trilateral itu terpisah dari perjanjian pertahanan bilateral yang diumumkan antara Pakistan dan Arab Saudi tahun lalu.

Harraj mengatakan bahwa diperlukan konsensus akhir di antara ketiga negara sebelum perjanjian itu dapat diselesaikan.

"Perjanjian trilateral Pakistan–Arab Saudi–Türkiye adalah sesuatu yang sudah dalam pembahasan," kata Harraj.

"Draf perjanjian sudah ada pada pihak kami. Draf perjanjian sudah ada pada Arab Saudi. Draf perjanjian sudah ada pada Türkiye. Dan ketiga negara sedang mempertimbangkannya. Dan perjanjian ini sudah ada selama 10 bulan terakhir," tambahnya.

Harraj mengatakan pembicaraan itu mencerminkan kepentingan bersama di antara ketiga kekuatan regional untuk memperkuat kerja sama pertahanan di tengah ketidakstabilan yang lebih luas.

Baru-baru ini Arab Saudi dan Pakistan menandatangani Perjanjian Pertahanan Strategis Bersama, berjanji bahwa "setiap agresi terhadap salah satu negara akan dianggap sebagai agresi terhadap keduanya."

TerkaitTRT Indonesia - Arab Saudi menemukan payung nuklirnya di Pakistan

Fidan mengatakan konsultasi sedang berlangsung

Berbicara di Istanbul pada hari Kamis, Menteri Luar Negeri Türkiye Fidan mengonfirmasi bahwa pembicaraan memang telah berlangsung tetapi menegaskan bahwa belum ada perjanjian yang ditandatangani.

Menanggapi pertanyaan tentang laporan media mengenai kemungkinan pakta trilateral, Fidan mengatakan pembicaraan itu sebaiknya dilihat dalam konteks kerja sama regional yang lebih luas daripada pembentukan aliansi sempit.

Ia menekankan perlunya kepercayaan antarnegara di kawasan untuk mengatasi perpecahan yang menurutnya telah memicu konflik, terorisme, dan intervensi eksternal.

"Pada akhirnya dari semua ini, kami memiliki gagasan seperti ini: semua negara regional harus bersatu untuk menciptakan platform kerja sama dalam masalah keamanan," kata Fidan.

Ia menambahkan bahwa masalah-masalah regional dapat diselesaikan jika negara-negara bisa "yakin terhadap satu sama lain."

"Saat ini, ada pertemuan, pembicaraan, tetapi kami belum menandatangani perjanjian apapun," kata Fidan.

"Visi Presiden kami Recep Tayyip Erdogan adalah platform yang inklusif yang menciptakan kerja sama dan stabilitas yang lebih luas dan lebih besar."

Fidan tidak menyebutkan Pakistan atau Arab Saudi secara langsung dalam pernyataannya, tetapi mengatakan Türkiye tetap terbuka terhadap inisiatif yang mendorong keamanan regional jangka panjang dan pembangunan kepercayaan.

Komentar dari Islamabad dan Ankara menegaskan keterlibatan diplomatik yang sedang berlangsung di antara ketiga negara, meskipun pejabat menekankan bahwa diskusi masih berada pada tahap konsultatif.

SUMBER:TRT World & Agencies