Angka korban jiwa akibat banjir dan longsor yang melanda sejumlah provinsi di Sumatra terus meningkat dengan total sedikitnya 127 orang dilaporkan meninggal, menurut laporan Tribunnews pada Jumat, 28 November 2025.
Menurut laporan tersebut, Hingga Jumat pagi pukul 09.05 WIB, jumlah korban meninggal akibat bencana di berbagai wilayah Sumatra meningkat menjadi 127 orang. Angka ini dipastikan akan meningkat seiring dengan diperluasnya upaya pencarian dan penyelamatan oleh pihak berwenang.
Korban terbanyak tercatat provinsi Sumatra Utara dengan angka kematian 75 orang, di Kabupaten Tapanuli Tengah dengan 34 jiwa. Tapanuli Selatan 17 korban jiwa, dan Tapanuli Utara melaporkan tujuh orang meninggal.
Data tambahan menunjukkan delapan korban tewas di Sibolga, lima di Humbang Hasundutan,2 korban tewas di Pakpak Bharat, serta masing-masing satu korban di Padangsidimpuan dan Nias Selatan.
Di Aceh, otoritas melaporkan 30 korban, sementara Sumatera Barat mencatat 22 korban meninggal dunia.
Ratusan warga masih dilaporkan hilang dan tengah dalam proses pencarian di berbagai lokasi terdampak di tiga provinsi, sementaraTim penyelamat gabungan dari Kepolisian dan BASARNAS masih melanjutkan operasi pencarian dan evakuasi menghadapi kendala akibat infrastruktur komunikasi yang masih lumpuh di sejumlah wilayah.
Beberapa menara telekomunikasi dilaporkan rusak dan saat ini sedang dalam perbaikan, memperlambat koordinasi dan distribusi informasi di lapangan.


















