DUNIA
2 menit membaca
AS dapat gunakan pangkalan Inggris untuk serangan terhadap rudal Iran: Starmer
Perdana Menteri Inggris menyatakan London menyetujui permintaan Washington untuk mengizinkan serangan yang bertujuan menghentikan Iran menembakkan rudal di kawasan.
AS dapat gunakan pangkalan Inggris untuk serangan terhadap rudal Iran: Starmer
AS dapat menggunakan pangkalan-pangkalan Inggris untuk serangan rudal ke Iran, kata Starmer. / AP
2 jam yang lalu

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan pemerintahannya akan mengizinkan Amerika Serikat menggunakan pangkalan militer Inggris untuk “tujuan pertahanan yang spesifik dan terbatas” menyusul meningkatnya serangan rudal Iran di kawasan Teluk.

“Amerika Serikat telah meminta izin untuk menggunakan pangkalan Inggris untuk tujuan pertahanan yang spesifik dan terbatas tersebut.

“Kami telah memutuskan untuk menerima permintaan ini — untuk mencegah Iran menembakkan rudal di kawasan, membunuh warga sipil tak berdosa, membahayakan nyawa warga Inggris, dan menyerang negara-negara yang tidak terlibat,” kata Starmer dalam pernyataan pada Minggu.

Ia menambahkan, dasar keputusan Inggris adalah prinsip pertahanan diri kolektif bersama sekutu dan sahabat lama, serta untuk melindungi warga Inggris.

Starmer juga menegaskan bahwa keputusan Inggris untuk tidak terlibat dalam serangan terhadap Iran dilakukan secara sengaja.

“Tidak kalah penting, karena kami meyakini bahwa jalan terbaik bagi kawasan dan dunia adalah melalui penyelesaian yang dinegosiasikan,” ujarnya.

“Tindakan defensif”

Dalam pernyataan terpisah yang diunggah di situs resmi pemerintah Inggris, dijelaskan posisi hukum London terkait langkah tersebut.

Starmer menyebut “satu-satunya cara menghentikan ancaman” dari Iran adalah “menghancurkan rudal di sumbernya, di depot penyimpanan atau peluncur yang digunakan untuk menembakkannya”.

Sebelumnya pada Minggu, Prancis, Jerman, dan Inggris dalam pernyataan bersama menyatakan siap melindungi kepentingan mereka dan sekutu di kawasan Teluk jika diperlukan dengan mengambil “tindakan defensif” terhadap Iran.

Starmer mengatakan terdapat “setidaknya 200.000” warga Inggris di kawasan terdampak, mulai dari penduduk tetap, keluarga yang sedang berlibur, hingga pelancong.

Ia mengimbau mereka untuk mendaftarkan keberadaan dan mengikuti saran perjalanan dari kementerian luar negeri, yang meminta warga Inggris di Bahrain, Kuwait, Qatar, dan Uni Emirat Arab untuk “segera berlindung di tempat”.

Menurut Starmer, ancaman dari Iran juga membahayakan pasukan bersenjata Inggris.

SUMBER:TRT World & Agencies