PERANG GAZA
2 menit membaca
BAZNAS salurkan bantuan makanan untuk 3.500 warga Palestina di Gaza
Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid mengatakan bantuan pangan tetap menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat Palestina, termasuk mereka yang berada di wilayah utara Jalur Gaza.
BAZNAS salurkan bantuan makanan untuk 3.500 warga Palestina di Gaza
Sebanyak 875 paket makanan keluarga siap santap diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan. / Dok. BAZNAS

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan bantuan makanan kepada sekitar 3.500 warga Palestina yang terdampak krisis kemanusiaan di Gaza. Sebanyak 875 paket makanan keluarga siap santap diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap kebutuhan dasar.

Setiap paket untuk satu keluarga beranggotakan empat orang. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS menyalurkan zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat Indonesia kepada warga yang membutuhkan.

Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid mengatakan bantuan pangan tetap menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat Palestina, termasuk mereka yang berada di wilayah utara Jalur Gaza.

“Kondisi Palestina hingga saat ini masih dalam keadaan keprihatinan. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar pun masih sangat sulit, termasuk di wilayah utara Jalur Gaza. BAZNAS berharap bantuan ini bisa turut meringankan beban mereka,” ujar Sodik dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (6/10).

Menurut Sodik, dukungan masyarakat Indonesia bagi Palestina masih diperlukan, sementara BAZNAS berupaya memastikan bantuan yang dipercayakan melalui zakat, infak, dan sedekah dapat disalurkan kepada penerima yang membutuhkan.

“Solidaritas masyarakat Indonesia untuk Palestina masih sangat dibutuhkan. Setiap bantuan yang dipercayakan kepada BAZNAS memiliki amanah untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi mereka yang membutuhkan. Karena itu, kami terus mengupayakan penyaluran bantuan secara tepat sasaran, termasuk untuk masyarakat yang terdampak krisis kemanusiaan di Palestina,” ujarnya.

Bantuan tersebut diterima oleh keluarga yang tinggal di tempat pengungsian, termasuk anak-anak dan warga lanjut usia. Seorang ibu yang tinggal bersama anak-anaknya menyampaikan bahwa makanan tersebut sangat membantu keluarganya yang tidak memiliki sumber pendapatan.

BAZNAS menyatakan distribusi makanan tersebut merupakan bagian dari upaya kemanusiaan yang lebih luas di Palestina, dengan menyalurkan bantuan dari masyarakat Indonesia untuk mendukung warga sipil yang terdampak krisis.

TerkaitTRT Indonesia - BAZNAS terima infak Rp600 juta untuk Palestina, total donasi LAZ SIP capai Rp1,2 miliar


SUMBER:TRT Indonesia