DUNIA
2 menit membaca
PBB serukan 'penahan diri maksimal' di Iran di tengah protes yang memanas
Sekjen PBB Guterres mengatakan orang-orang Iran harus dapat menyuarakan keluhan mereka tanpa rasa takut, seraya meminta pemerintah untuk menghindari penggunaan kekuatan yang "tidak perlu atau tidak proporsional" terhadap para demonstran.
PBB serukan 'penahan diri maksimal' di Iran di tengah protes yang memanas
NetBlocks, mengatakan pada Minggu bahwa Iran telah terputus dari internet selama lebih dari 72 jam. / Reuters
2 jam yang lalu

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mendesak pihak berwenang Iran untuk menahan diri secara 'maksimal' dan menghindari penggunaan kekuatan yang 'tidak perlu atau tidak proporsional' terhadap para pengunjuk rasa.

'Sekretaris Jenderal terkejut oleh laporan-laporan tentang kekerasan dan penggunaan kekuatan yang berlebihan oleh pihak berwenang Iran terhadap pengunjuk rasa di berbagai lokasi di Republik Islam Iran, yang mengakibatkan puluhan kematian,' kata juru bicara Stephane Dujarric dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu (11/1).

Guterres menekankan bahwa semua warga Iran harus dapat mengemukakan 'keluhan' mereka secara damai tanpa rasa takut, dengan menyatakan bahwa hak atas kebebasan berekspresi, berserikat, dan berkumpul secara damai yang diabadikan dalam hukum internasional harus 'sepenuhnya dihormati dan dilindungi.'

Kepala PBB juga meminta langkah-langkah yang memungkinkan akses informasi di negara itu, termasuk pemulihan layanan komunikasi.

Kelompok pemantau internet yang berbasis di London, NetBlocks, mengatakan pada hari Minggu bahwa Iran telah terputus dari internet selama lebih dari 72 jam saat negara itu memasuki hari keempat pemadaman internet nasional.

Protes pecah pada 28 Desember di Grand Bazaar Teheran atas depresiasi tajam rial Iran dan memburuknya kondisi ekonomi, dan kemudian menyebar ke beberapa kota.

Kelompok hak asasi yang berbasis di AS, HRANA, melaporkan kematian 490 pengunjuk rasa dan 48 petugas keamanan, dengan lebih dari 10.600 orang ditangkap, meskipun tidak ada perkiraan resmi mengenai jumlah korban.

TerkaitTRT Indonesia - Lebih dari 100 anggota keamanan tewas dalam kerusuhan Iran: laporan media
SUMBER:AA