Menteri Luar Negeri Türkiye Hakan Fidan mengatakan kepada rekannya dari Iran, Abbas Araghchi, bahwa pelanggaran terhadap ruang udara Türkiye sebagai hal yang 'tidak dapat diterima'.
Sumber diplomatik mengatakan percakapan tersebut berfokus pada serangan rudal baru-baru ini yang melanggar ruang udara Türkiye, sehingga mendorong Ankara untuk meminta klarifikasi dan jaminan dari Teheran.
Dalam panggilan telepon pada Selasa (10/3), Fidan memperingatkan Araghchi bahwa Türkiye akan terus mengambil semua langkah yang diperlukan untuk membela kedaulatannya, menurut sumber Kementerian Luar Negeri.
Diplomat teratas Türkiye itu juga menekankan bahwa semua pihak di kawasan harus menahan diri dari tindakan yang merusak keamanan atau membahayakan nyawa warga sipil.
Di sisi lain, Araghchi dari Iran menyatakan bahwa rudal yang mengarah ke ruang udara Türkiye tidak berasal dari Iran. Ia menambahkan bahwa penyelidikan menyeluruh atas masalah ini sedang berlangsung.

Sistem pertahanan Patriot
Pada Selasa (10/3), Türkiye mengumumkan bahwa sebuah sistem pertahanan udara Patriot sedang dipersiapkan agar siap operasional di bagian timur Türkiye sebagai bagian dari upaya yang dikoordinasikan dengan NATO untuk membantu melindungi ruang udaranya di tengah ketegangan regional yang berlangsung.
Kementerian Pertahanan Nasional mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Angkatan Bersenjata Türkiye tetap 'sepenuhnya berkomitmen untuk memastikan keamanan negara dan warga kami' di tengah perkembangan regional belakangan ini.
'Sejalan dengan perkembangan terbaru di kawasan kami, tindakan yang diperlukan sedang diambil untuk mengamankan perbatasan dan ruang udara kami, dan kami sedang berkonsultasi dengan NATO dan sekutu kami,' kata kementerian itu.
Kementerian menambahkan bahwa, selain langkah-langkah keamanan nasional, aliansi telah memperkuat postur pertahanan regionalnya.
'Selain langkah nasional yang telah kami terapkan, NATO telah meningkatkan langkah-langkah pertahanan udara dan rudal,' bunyi pernyataan itu.
Sistem pertahanan udara NATO mencegat sebuah rudal lain yang diluncurkan dari Iran dan menuju Türkiye pada hari Senin, menandai insiden kedua semacam itu yang melibatkan rudal Iran memasuki ruang udara Türkiye dalam minggu lalu.














