DUNIA
2 menit membaca
Indonesia perkuat kerja sama internasional hadapi kekerasan anak di ruang digital
Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa penguatan kolaborasi global menjadi bagian dari komitmen jangka panjang untuk melindungi anak-anak dari ancaman kekerasan di ruang digital, sekaligus memastikan penegakan hukum yang efektif dan berkeadilan.
Indonesia perkuat kerja sama internasional hadapi kekerasan anak di ruang digital
Wamen PPPA menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menangani pengaduan kekerasan seksual terhadap anak di ruang digital. / Arsip Reuters

Pemerintah Indonesia menegaskan perlunya penguatan kerja sama lintas kementerian, lembaga, dan negara untuk menghadapi meningkatnya kekerasan terhadap anak di ruang digital, termasuk eksploitasi seksual, perdagangan orang, dan praktik child grooming yang kian terorganisasi dan melampaui batas negara.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan, dalam pertemuan koordinasi penanganan kekerasan terhadap anak berbasis daring yang berlangsung di Bareskrim Polri, Jakarta.

“Kekerasan seksual terhadap anak di ruang digital bersifat lintas batas dan sangat terorganisasi. Tidak bisa ditangani setengah-setengah. Karena itu, kolaborasi yang kuat antara pemerintah, kepolisian, kementerian/lembaga terkait, serta mitra internasional menjadi kunci untuk melindungi perempuan dan anak-anak kita dari predator di dunia maya,” ujar Veronica Tan.

Menurut Kementerian PPPA, penanganan kejahatan digital terhadap anak membutuhkan pendekatan terpadu yang tidak hanya melibatkan aparat penegak hukum nasional, tetapi juga mitra internasional. 

Perlindungan korban

Langkah tersebut diikuti dengan upaya integrasi bersama Direktorat Tindak Pidana PPA–PPO Polri dan mitra luar negeri melalui rencana pembentukan Indonesia Internet Crimes Against Children (Indo-ICAC). Platform ini dirancang sebagai wadah kolaborasi dalam penanganan kejahatan seksual anak berbasis daring.

Selain penindakan, KemenPPPA menilai pencegahan dan edukasi publik memiliki peran krusial. Kekerasan seksual digital terhadap anak, termasuk eksploitasi, perdagangan orang, dan grooming, kerap tidak disadari oleh masyarakat. Oleh karena itu, perubahan pola pikir masyarakat dan peningkatan kapasitas petugas menjadi bagian penting dari strategi perlindungan yang berperspektif korban.

Dukungan internasional juga ditegaskan oleh Australian Federal Police (AFP). AFP Liaison Officer for Indonesia, Luke Nasir, menyampaikan kesiapan pihaknya untuk memperluas kerja sama dengan Indonesia, termasuk akses basis data, peningkatan kapasitas aparat, serta dukungan teknis lainnya.

“Banyak pelaku kekerasan seksual terhadap anak beroperasi lintas negara dengan memanfaatkan internet dan menargetkan kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Karena itu, kerja sama internasional menjadi sangat penting. Kolaborasi antara pemerintah dan organisasi non pemerintah diperlukan untuk membangun sistem yang terintegrasi, memungkinkan penanganan kasus secara menyeluruh dari hulu ke hilir, serta memastikan keadilan dan perlindungan bagi korban,” ujar Luke.

Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa penguatan kolaborasi global menjadi bagian dari komitmen jangka panjang untuk melindungi anak-anak dari ancaman kekerasan di ruang digital, sekaligus memastikan penegakan hukum yang efektif dan berkeadilan.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia peringatkan AI Grok soal konten asusila libatkan anak
SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Indonesia dorong BRICS perkuat perdagangan dan akses pasar bagi UMKM
KSAU Indonesia dan Australia terbang formasi di Pitch Black 2026
Indonesia tegaskan hukum laut tetap berlaku saat perang
Berbeda dengan UEFA, Indonesia dukung Infantino lanjutkan kepemimpinan FIFA
Kebakaran Gunung Bromo meluas hingga 120 hektare, angin kencang picu titik api baru
Indonesia-Arab Saudi sepakati kerja sama investasi strategis melalui penanaman modal
Kedubes Iran respon pernyataan Prabowo, tegaskan program nuklirnya untuk tujuan damai
Menhan RI dan Thailand perkuat kerja sama pertahanan, sepakati latihan pasukan khusus
Peluang besar UMKM lokal, Kemenhaj bidik pasar rantai pasok haji di Arab Saudi
Kemenlu AS akan tutup konsulat di Medan dan 4 negara lain
Indonesia–Thailand perkuat kemitraan strategis, fokus ekonomi dan stabilitas ASEAN
Indonesia dan Australia perkuat kerja sama maritim lewat Cassowary Exercise 2026
Indonesia dorong resiliensi ASEAN hadapi ancaman bencana dan krisis
ASEAN mempercepat negosiasi CoC dengan China Laut di tengah ketegangan Selat Hormuz
Indonesia dan Jepang bahas perluasan peluang kerja serta pengembangan SDM terampil
Perkuat akses ke Amerika Selatan, Indonesia dan Peru sepakat percepat perundingan CEPA
Perkuat pertahanan udara Indo-Pasifik, TNI AU dan PACAF gelar A2AT ke-18 di Hawaii
KBRI Tokyo imbau WNI tetap waspada setelah gempa M7,1 di Kumamoto
World Para Athletics Grand Prix 2026: Tim Para Atletik Indonesia raih 16 medali
Pemerintah pantau kepulangan ABK Indonesia terdampak serangan rudal di Selat Hormuz