BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
BI turunkan bunga acuan lagi, pasar sambut positif tapi investor tetap waspada
Bank Indonesia kembali memangkas suku bunga, memicu optimisme pasar meski kekhawatiran soal independensi bank sentral kian mencuat.
BI turunkan bunga acuan lagi, pasar sambut positif tapi investor tetap waspada
Logo Bank Indonesia terlihat di kantor pusat Bank Indonesia di Jakarta, Indonesia, 2 September 2020. / Reuters

Bank Indonesia (BI) pada Rabu mengumumkan penurunan suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 25 basis poin menjadi 4,75 persen. Ini adalah pemangkasan keenam sejak September 2024, sekaligus menempatkan bunga pinjaman di level terendah sejak akhir 2022.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan langkah tersebut diambil untuk menjaga momentum pertumbuhan di tengah tanda-tanda pelemahan permintaan.
“Pertumbuhan ekonomi kita masih di bawah potensi, karena itu stimulus permintaan tetap perlu,” ujarnya dalam konferensi pers daring, dikutip dari Reuters.

Reaksi pasar dan tekanan rupiah

Keputusan BI disambut positif oleh bursa saham, dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat rekor baru. Rupiah juga sempat menguat tipis, meski secara tahunan masih melemah 2 persen terhadap dolar AS.

Kondisi ini terjadi di tengah ketidakpastian politik dan ekonomi dalam negeri, termasuk demonstrasi yang berlangsung sejak akhir Agustus dan pencopotan mendadak Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pekan lalu.

Pertanyaan soal independensi

Meski pasar menyambut keputusan ini, sejumlah analis menilai arah kebijakan BI bisa menimbulkan pertanyaan mengenai independensi bank sentral. Kekhawatiran kian menguat setelah adanya kesepakatan berbagi beban pembiayaan dengan pemerintah.

“Langkah pemangkasan ini kemungkinan memperbesar kekhawatiran tentang independensi BI,” kata Gareth Leather, ekonom Capital Economics. “Kebijakan yang terlalu condong pada pertumbuhan berisiko mengikis kepercayaan pasar.”

Sementara itu, ekonom DBS Radhika Rao menilai pemangkasan suku bunga berpotensi berlanjut setelah Federal Reserve Amerika Serikat diperkirakan menurunkan bunga pekan ini, yang memberi ruang tambahan bagi BI.

Pemerintah sendiri mendorong agar perbankan lebih agresif menyalurkan kredit. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bahkan memindahkan lebih dari 12 miliar dolar AS dana pemerintah dari BI ke bank-bank komersial untuk meningkatkan pembiayaan.

Warjiyo menegaskan likuiditas perbankan tetap longgar, namun penyaluran kredit masih tertahan karena pelaku usaha memilih menunggu kepastian. Ia juga menyebut stimulus fiskal tambahan senilai 1 miliar dolar AS di kuartal keempat bisa membantu mengangkat permintaan domestik.

TerkaitTRT Indonesia - Pemerintah suntik dana Rp200 triliun, bank BUMN wajib salurkan jadi kredit

SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Indonesia perluas kemitraan energi dengan Nigeria dan Angola
Indonesia-Kanada perkuat perdagangan dan investasi lewat ICA-CEPA
Bank Indonesia: Utang luar negeri Indonesia capai $454,8 miliar pada Juli 2026
Indonesia dan India perkuat kerja sama telekomunikasi hingga teknologi 6G
Grab akuisisi saham mayoritas Atome Financial senilai Rp26,36 triliun
Indonesia bangun pusat bioetanol di Lampung, target produksi komersial 60 ribu kiloliter
Indonesia dan Bulgaria perkuat kerja sama perdagangan dan investasi
Indonesia jajaki PTA dengan Mercosur demi rintis jalan menuju CEPA
Pasar stabil meski pergantian mendadak Menkeu, Suahasil tegaskan jaga kredibilitas APBN
AS resmi tetapkan bea masuk tinggi untuk impor panel surya dari Indonesia
Indonesia dan China percepat kerja sama energi baru, ekspansi dari PLTS hingga manufaktur
Indonesia dan AS dorong kerja sama ekonomi kreatif jelang WCCE 2026
Kadin buka peluang investasi Swedia di Indonesia, soroti IEU-CEPA dan OECD
Rupiah melemah di tengah kenaikan harga minyak, ICP Indonesia jadi $89,43 per barel
PT Timah perluas ekspor ke Filipina dan Inggris, bidik Timur Tengah pada 2027
Kemendag dorong UMKM tingkatkan ekspor ke pasar global memanfaatkan teknologi AI
Penerapan B50 hemat devisa negara hingga Rp170 triliun, pangkas impor solar secara signifikan
Pemerintah ambil alih saham pengelola kereta Whoosh, utang direstrukturisasi hingga 80 tahun
Indonesia dan Australia mulai evaluasi total perjanjian kerja sama ekonomi IA-CEPA
Pemerintah perluas inklusi keuangan melalui penyediaan rekening bagi masyarakat