Operator pos milik negara Denmark pada Selasa mengantarkan surat terakhirnya, menandai berakhirnya tradisi distribusi surat publik yang telah berlangsung selama 401 tahun. Kabar ini dilaporkan oleh penyiar nasional Denmark, DR.
PostNord selanjutnya akan sepenuhnya berfokus pada layanan pengiriman paket. Perusahaan menyebut penurunan drastis volume surat sebagai dampak dari digitalisasi dan perubahan kebiasaan masyarakat dalam berkomunikasi.
“Hari ini menjadi titik balik bersejarah dalam perjalanan PostNord,” ujar CEO PostNord, Kim Pedersen. “Kami mengakhiri distribusi surat setelah berabad-abad, namun membuka babak baru di sektor yang paling dibutuhkan masyarakat Denmark saat ini, yakni e-commerce, di mana jumlah paket kini melampaui surat.”
Langkah ini mencerminkan pergeseran sosial yang lebih luas menuju solusi digital, seperti pembayaran melalui ponsel, yang secara signifikan menekan kebutuhan akan layanan surat fisik.
Setelah PostNord mundur dari layanan ini, perusahaan swasta Dao akan mengambil alih sebagian besar pengiriman surat. CEO Dao, Hans Peter Nissen, memperkirakan sekitar 80 juta surat akan dikirimkan sepanjang 2026.















