Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Jakarta sejak Senin pagi menyebabkan banjir meluas di sejumlah wilayah ibu kota. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan puluhan lingkungan permukiman dan ruas jalan terdampak genangan air hingga siang hari ini.
Per pukul 11.00 WIB, BPBD mencatat sedikitnya 22 rukun tetangga (RT) di Jakarta Selatan, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur terendam banjir. Selain kawasan permukiman, genangan juga melumpuhkan aktivitas lalu lintas di 33 ruas jalan utama dan lingkungan.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengatakan ketinggian air di ruas-ruas jalan tersebut bervariasi antara 10 hingga sekitar 55 sentimeter.
Kondisi itu memaksa pengendara untuk mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan saat melintas.
BPBD DKI Jakarta menyatakan telah mengerahkan personel ke berbagai titik untuk memantau perkembangan genangan dan dampaknya di setiap wilayah.
Yohan menambahkan, curah hujan deras yang terjadi sejak pagi hari menjadi faktor utama meluasnya banjir di Jakarta dan kawasan sekitarnya.
“Berdasarkan pendataan terbaru, saat ini terdapat 22 RT dan 33 ruas jalan yang tergenang,” kata Yohan dalam keterangan di Jakarta, sebagaimana dikutip dari Antara.
Otoritas terkait memperkirakan potensi curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akan terjadi di wilayah Jakarta hingga besok, 13 Januari 2026. Kondisi cuaca tersebut berpotensi meningkatkan risiko genangan dan gangguan aktivitas di sejumlah kawasan ibu kota.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem, termasuk kemungkinan banjir, gangguan lalu lintas, serta risiko keselamatan lainnya.


















