BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Presiden Prabowo kunjungi Kanada untuk kesepakatan dagang ICA-CEPA
Puncak lawatan Presiden Prabowo di Ottawa adalah penandatanganan perjanjian dagang ICA-CEPA. Kesepakatan ini menjadi perjanjian ekonomi komprehensif pertama Indonesia dengan negara di kawasan Amerika Utara.
Presiden Prabowo kunjungi Kanada untuk kesepakatan dagang ICA-CEPA
Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba untuk menghadiri sidang ke-80 Majelis Umum PBB pada Selasa, 23 September. / AP
24 September 2025

Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Ottawa, Kanada, melanjutkan rangkaian kunjungan luar negeri usai menghadiri Sidang Umum PBB di New York. Fokus kunjungan kali ini adalah memperkuat kemitraan strategis dengan Kanada melalui penandatanganan Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA) bersama Perdana Menteri Kanada Mark Joseph Carney.

Agenda resmi Prabowo di Kanada dimulai dengan pertemuan tête-à-tête dengan PM Carney di East Block Parliament Hill, gedung bersejarah yang menjadi pusat pemerintahan Kanada. Kedua pemimpin dijadwalkan membahas isu geopolitik terkini serta memperluas kerja sama bilateral di berbagai bidang.

Selain dengan PM Carney, Presiden Prabowo juga dijadwalkan bertemu Gubernur Jenderal Kanada Mary Simon di Rideau Hall. Topik pembahasan dengan kepala negara Kanada itu belum diungkapkan secara rinci.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia dan Peru tandatangani IP-CEPA, membuka peluang kerja sama ekonomi

Penandatanganan ICA-CEPA

Puncak lawatan Presiden Prabowo di Ottawa adalah penandatanganan perjanjian dagang ICA-CEPA. Kesepakatan ini menjadi perjanjian ekonomi komprehensif pertama Indonesia dengan negara di kawasan Amerika Utara.

Negosiasi ICA-CEPA dimulai sejak 21 Juni 2021 dan berhasil dituntaskan pada November 2024, sebelum akhirnya diteken secara resmi pada 24 September 2025. Perjanjian ini diharapkan membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk Indonesia, menghapus hambatan tarif, serta mendorong arus investasi ke Indonesia.

Produk ekspor utama Indonesia ke Kanada saat ini mencakup karet alam, suku cadang kendaraan, produk kakao, dan permesinan. Sementara impor utama dari Kanada meliputi gandum, pupuk kimia, pulp kayu, kedelai, serta logam mulia.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan Indonesia-Kanada masih mengalami defisit. Pada 2024, ekspor Indonesia ke Kanada bernilai $2,134 miliar, namun masih mencatat defisit sebesar $693 juta. Melalui ICA-CEPA, pemerintah menargetkan defisit ini bisa ditekan, bahkan diubah menjadi surplus.

Menteri Luar Negeri Sugiono, saat melepas keberangkatan presiden dari Lanud Halim Perdanakusuma pada Jumat (19/9), menegaskan pentingnya lawatan ini.

“Beliau akan berangkat dalam perjalanan kembali ke Jakarta dan singgah di Ottawa, Kanada, untuk melakukan kunjungan resmi dan menyaksikan penandatanganan Indonesia-Canada CEPA itu pada tanggal 24 (September), rencananya,” ujarnya, dikutip oleh kantor berita nasional TVRI News.

Sugiono menambahkan, “Semoga perjalanan kali ini lancar, dan hasil-hasil yang didapat dari pertemuan-pertemuan di sana juga produktif dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa dan negara kita.”

Setelah menyelesaikan agenda di Kanada, Presiden Prabowo akan bertolak ke Belanda. Di sana, ia dijadwalkan bertemu Raja Willem Alexander dan Perdana Menteri sementara Dick Schoof. Lawatan ke Belanda menjadi penutup kunjungan kerja keempat negara sebelum kembali ke Indonesia pada 26 atau 27 September 2025.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia dan Jerman memperkuat kemitraan sambut CEPA 2026

SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Harga minyak naik, pemerintah percepat biodiesel B50 untuk tekan impor energi
Ketegangan Timur Tengah tekan industri petrokimia, pelaku usaha cari alternatif
Rupiah melemah, Bank Indonesia perkuat intervensi untuk jaga stabilitas
IHSG gagal pertahankan rebound awal, bergerak volatil dipengaruhi konflik Iran dan tekanan subsidi
Indonesia andalkan bantalan fiskal hadapi lonjakan harga energi global
Astronaut Artemis cetak rekor perjalanan manusia terjauh di luar angkasa
Indonesia dan Malaysia dorong penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral
Indonesia alihkan sumber impor LPG dari Timur Tengah ke AS dan Australia
Pendapatan Indonesia pada Q1 2026 tumbuh dua digit, ditopang pajak dan aktivitas ekonomi
Para astronot Artemis bersiap untuk terbang melewati Bulan dalam misi bersejarah
Rupiah kembali melemah, tertekan geopolitik Timur Tengah dan penguatan Dolar
Kemenhan resmi beli pesawat tempur KAAN dari Türkiye dengan skema pinjaman luar negeri
Indonesia-Malaysia perkuat kerja sama semikonduktor dan perdagangan perbatasan
Krisis Timur Tengah dorong permintaan pupuk Indonesia di pasar global
Indonesia siapkan tambahan subsidi energi hingga Rp100 triliun imbas konflik Iran
Neraca dagang RI surplus $1,27 miliar, catat rekor 70 bulan beruntun – BPS
Inflasi tahunan Indonesia pada Maret 2026 capai 3,48 Persen, BPS: kenaikan harga stabil
Industri Asia terdampak lonjakan biaya energi akibat konflik Timur Tengah
Pasar saham Asia alami penurunan terbesar sejak 2008, mata uang melemah akibat perang Iran
Presiden Prabowo pantau penandatanganan investasi senilai lebih dari 22 miliar USD di Jepang