Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada hari Selasa bahwa Rusia tidak menginginkan perang dengan kekuatan-kekuatan Eropa, tetapi siap berperang jika Eropa memang menginginkan konflik langsung dengan Moskow.
Putin menuduh kekuatan-kekuatan Eropa menghalangi upaya Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri perang di Ukraina dengan mengajukan proposal yang mereka tahu akan "sama sekali tidak dapat diterima" bagi Moskow sehingga mereka kemudian bisa menuduh Rusia tidak menginginkan perdamaian.
Ia mengatakan kekuatan-kekuatan Eropa telah mengunci diri dari pembicaraan damai mengenai Ukraina karena mereka memutuskan kontak dengan Rusia.
"Mereka berpihak pada perang," kata Putin tentang kekuatan-kekuatan Eropa.

'Memutus akses Ukraina dari laut'
Putin juga mengancam akan memutus akses Ukraina ke laut sebagai tanggapan atas serangan drone terhadap kapal-kapal tanker dari "armada bayangan" Rusia di Laut Hitam.
"Solusi yang paling radikal adalah memutus akses Ukraina ke laut, maka pembajakan pada prinsipnya akan menjadi tidak mungkin," kata presiden Rusia dalam pernyataan yang disiarkan televisi.
Ia mengatakan Rusia akan meningkatkan serangan terhadap fasilitas dan kapal Ukraina, dan akan mengambil langkah-langkah terhadap kapal-kapal tanker dari negara-negara yang membantu Ukraina.
Pada hari Sabtu, seorang pejabat keamanan Ukraina mengatakan drone laut Ukraina menyerang dua kapal tanker yang dikenai sanksi di Laut Hitam ketika mereka menuju pelabuhan Rusia untuk memuat minyak yang ditujukan ke pasar luar negeri.







