Presiden Türkiye Recep Tayyip Erdogan pada hari Jumat (20/3) menandai Idul Fitri dengan pesan persatuan dan solidaritas sekaligus menyampaikan keprihatinan atas perkembangan terakhir di Timur Tengah.
Setelah salat di Masjid Merkez di distrik Guneysu, provinsi Rize di bagian utara Türkiye, Erdogan mengatakan berakhirnya Ramadan dan datangnya Idul Fitri seharusnya menjadi momen pembaruan bagi dunia Muslim.
"Kita telah meninggalkan bulan suci Ramadan, dan hari ini kita sampai pada Hari Raya Idul Fitri," katanya.
"Semoga Allah menjadikan Idul Fitri sebagai sarana keselamatan dan kebangkitan bagi seluruh dunia Islam," tambah Erdogan.
Ia menyatakan harapan bahwa hari raya akan memperkuat persatuan dan persaudaraan di dalam negeri bagi rakyat Türkiye.
Ia juga menyebut perkembangan di Timur Tengah, menggambarkannya sebagai "saat ini sedang memanas."
Mengacu pada Israel, Erdogan mengatakan: "Israel Zionis ini telah membunuh ratusan hingga ribuan orang."
"Saya tidak ragu bahwa itu akan membayar harganya," tambahnya.
Erdogan menutup pernyataannya dengan pesan niat baik. "Semoga Allah menjadi penolong dan pendukung kita," katanya.
"Saya berharap Idul Fitri membawa kebaikan bagi negara dan bangsa kita," tambahnya.













