Kepala angkatan bersenjata Iran, Amir Hatami, memperingatkan akan melancarkan pembalasan yang "tegas dan disesalkan" atas pembunuhan kepala keamanan Ali Larijani dalam serangan udara Israel.
"Respons Iran atas pembunuhan sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi akan tegas dan disesalkan," kata Hatami dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu (18/3).
Pasukan Pengawal Revolusi, kekuatan militer Iran yang kuat dan terpisah dari angkatan bersenjata, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu bahwa mereka telah meluncurkan rudal ke bagian tengah Israel "sebagai balas atas darah syuhada Dr Ali Larijani dan rekan-rekannya".
Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran sebelumnya mengonfirmasi pembunuhan Larijani, setelah Israel mengatakan telah membunuhnya dalam serangan udara yang juga menewaskan putranya dan pengawalnya.
Larijani adalah tokoh terkemuka dalam politik Iran dan menjabat berbagai posisi senior selama empat dekade terakhir, meliputi media negara, lembaga keamanan, dan parlemen.
Lahir pada 3 Juni 1957 di Najaf, Irak, Larijani menyelesaikan studi sarjananya di bidang ilmu komputer di Universitas Teknologi Sharif dan meraih gelar master serta doktor dalam bidang filsafat dari Universitas Teheran.








