PERANG GAZA
1 menit membaca
PBB memulai penyelidikan atas serangan terhadap sekolah di Iran yang menewaskan 168 anak
Para penyidik memeriksa salah satu insiden terburuk dalam perang ini sementara pertanyaan terus bermunculan mengenai kemungkinan tanggung jawab AS atas serangan rudal tersebut.
PBB memulai penyelidikan atas serangan terhadap sekolah di Iran yang menewaskan 168 anak
Warga dan tim penyelamat bekerja pasca serangan Israel terhadap sebuah sekolah di Minab, Iran, 28 Februari 2026. / Reuters
18 Maret 2026

Sebuah penyelidikan Perserikatan Bangsa-Bangsa telah dimulai untuk menyelidiki serangan dahsyat terhadap sebuah sekolah dasar di Iran, di mana 168 anak tewas pada hari pembukaan serangan AS dan Israel, kata para pejabat.

Serangan terhadap Sekolah Dasar Shajareh Tayyebeh melibatkan dua rudal yang diluncurkan beruntun, dengan otoritas Iran mengatakan sebagian besar korban adalah anak perempuan.

Berbicara di Jenewa, Max du Plessis, anggota Misi Pencari Fakta PBB tentang Iran, mengatakan pada hari Selasa bahwa penyelidikan masih berada pada tahap awal tetapi ada laporan yang kredibel yang mendukung angka korban tewas tersebut.

"Jelas... ada kebutuhan mendesak agar penyelidikan semacam itu dilakukan dan menghasilkan temuan independen," katanya.

Sebuah laporan oleh Reuters awal bulan ini mengutip penyelidik militer AS yang mengatakan kemungkinan pasukan Amerika bertanggung jawab, meskipun belum ada kesimpulan akhir.

Sejak itu Pentagon telah meningkatkan penyelidikan internalnya terhadap insiden tersebut.

Jika dikonfirmasi, tanggung jawab AS akan menjadikan serangan itu salah satu insiden paling mematikan yang menimbulkan korban sipil dalam beberapa dekade operasi militer Amerika di Timur Tengah.

Penyelidikan ini muncul di tengah meningkatnya pengawasan terhadap perilaku semua pihak dalam konflik, sementara jumlah korban jiwa akibat perang terus meningkat.

SUMBER:TRT World & Agencies