ASIA
2 menit membaca
KHAN, rudal balistik buatan Turkiye tiba di Indonesia, pengiriman dilakukan bertahap
Rudal balistik KHAN buatan perusahaan raksasa pertahanan Roketsan telah tiba di Indonesia dan ditempatkan di Kalimantan Timur, KHAN diharapkan dapat membantu memperkuat sistem pertahanan Indonesia.
KHAN, rudal balistik buatan Turkiye tiba di Indonesia, pengiriman dilakukan bertahap
KHAN, Rudal balistik dengan jangkauan hingga 280km dan tingkat akurasi tinggi buatan Turkiye. (Foto: Roketsan)

Rudal balistik KHAN buatan perusahaan pertahanan Turkiye, Roketsan telah mulai didatangkan ke Indonesia dan ditempatkan di Kalimantan Timur. Alutsista ini ditempatkan dalam kerangka sistem pertahanan rakyat semesta, dengan tujuan memperkuat keamanan wilayah strategis nasional.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhyana menjelaskan, pemilihan Kaltim sebagai lokasi penempatan didasarkan pada posisinya yang penting dalam melindungi lima pulau besar serta garis perbatasan Indonesia, sebagaimana dilansir dari TVRI News.

“Kita bersahabat dengan semua bangsa, tapi juga harus siap setiap saat mempertahankan NKRI,” tambahnya.

Rudal KHAN yang telah diterima saat ini merupakan pengiriman batch pertama. 

TerkaitTRT Indonesia - Turkiye akan mengekspor 48 pesawat tempur KAAN buatan dalam negeri ke Indonesia

Unit-unit tersebut sudah dikerahkan di Batalyon Artileri Medan 18 Kaltim, namun serah terima resmi dari Kementerian Pertahanan kepada TNI AD baru akan dilakukan setelah kedatangan batch kedua pada awal 2026.

Meski jumlah total pasti belum diungkap, pengiriman tahap awal disebut setara dengan kekuatan satu batalyon, yakni satu baterai markas dan empat baterai operasional. 

Dilansir dari website Roketsan, Rudal ini mempunyai range 80 hingga 280 kilometer dengan akurasi target yang sangat tinggi, kurang dari 10 meter. KHAN juga dilengkapi hulu ledak high explosive, serta dirancang mampu beroperasi di segala kondisi cuaca.

Turkiye kini merupakan pemain penting di industri pertahanan global. Sejak 2024, Indonesia telah menjalin kerjasama dengan banyak mitra Internasional dibidang pertahanan terutama dengan perusahaan-perusahaan dari Turkiye. 

Modernisasi militer Indonesia terus digencarkan sebagai upaya memperkuat keamanan nasional di tengah dinamika geopolitik kawasan. Peningkatan kemampuan alutsista darat, laut, dan udara bukan hanya untuk menjaga kedaulatan wilayah, tetapi juga memastikan Indonesia memiliki daya tangkal yang efektif serta kesiapan mempertahankan diri dari berbagai potensi ancaman.

TerkaitTRT Indonesia - Turkiye dan Indonesia fokus pada hubungan pertahanan strategis dalam kunjungan Erdogan

SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Prabowo serahkan Rafale dan sistem alutsista ke TNI, Indonesia perkuat pertahanan udara
Pertamina siagakan dua supertanker untuk jaga pasokan LPG nasional
Menkomdigi: 200 ribu anak terpapar judi online di Indonesia, 80 ribu diantaranya dibawah 10 tahun
Indonesia dorong kerja sama ASEAN hadapi perdagangan ilegal limbah
Perempuan Rohingya hadapi peningkatan kekerasan seksual di bawah Arakan Army Myanmar
Indonesia kaji ulang bebas visa ASEAN usai penggerebekan markas judi online di Jakarta
7 WNI tewas dalam kecelakaan kapal di perairan Malaysia, 7 masih hilang
Prabowo saksikan penyelamatan kekayaan negara Rp10,27 triliun dan 2,37 juta hektare kawasan hutan
Eks Mendikbud Nadiem dituntut 18 tahun penjara atas kasus pengadaan Chromebook
Satgas Kehutanan tangkap 7 WNA China terkait penambangan emas ilegal di Papua Tengah
Antisipasi Hantavirus: Pemerintah RI siagakan 51 balai karantina, perketat skrining kedatangan
Menkeu Purbaya targetkan ekonomi RI tumbuh di atas 5,5 persen hingga kuartal IV
14 WNI hilang usai kapal migran tenggelam di Perairan Malaysia
Banjir melanda delapan wilayah di Sulawesi Tenggara, 8.616 warga terdampak
TNI AU tingkatkan kemampuan perang siber hadapi ancaman digital modern
14 masih hilang usai kapal migran dari Indonesia tenggelam di perairan Malaysia
Misinformasi terkait vaksin picu lonjakan kasus campak di Indonesia
Gudang bahan kimia di Jakarta Barat terbakar, ledakan beruntun terdengar
Asia bersiap menghadapi gelombang kedua guncangan energi akibat perang Iran
TNI AL terima KRI Canopus-936, perluas kapasitas penyelamatan kapal selam