TÜRKİYE
2 menit membaca
Presiden Erdogan menyambut gencatan senjata di Suriah, desak penyelesaian jangka panjang
Presiden Türkiye Recep Tayyip Erdogan memperingatkan bahwa setiap upaya untuk melakukan provokasi di Suriah dari titik ini ke depan akan "berujung pada bunuh diri," menekankan bahwa stabilitas harus dipertahankan.
Presiden Erdogan menyambut gencatan senjata di Suriah, desak penyelesaian jangka panjang
Erdogan mengatakan bahwa manfaat stabilitas akan paling dirasakan oleh Kurdi Suriah. / AA
21 Januari 2026

Türkiye menyambut baik gencatan senjata yang tercapai di Suriah pada hari Selasa, kata Presiden Recep Tayyip Erdogan, seraya menyatakan harapan bahwa itu akan mengarah pada penyelesaian permanen tanpa pertumpahan darah lebih lanjut.

Berbicara di forum Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) yang berkuasa di parlemen pada hari Rabu (21/01), Erdogan mengatakan bahwa Ankara "sejak awal, yang paling kuat membela" pelestarian negara Suriah dengan integritas wilayah dan kesatuan politik penuh.

Kepresidenan Suriah mengumumkan pada hari Selasa (20/01) bahwa pihaknya mencapai kesepahaman dengan kelompok teroris YPG, memberi mereka periode empat hari untuk menyusun peta jalan bagi integrasi praktis Hasakah, selama itu gencatan senjata akan tetap berlaku.

YPG kemudian mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya sepenuhnya berkomitmen pada gencatan senjata tersebut.

Erdogan memperingatkan bahwa setiap upaya untuk melakukan provokasi di Suriah mulai saat ini akan "sama dengan bunuh diri," dan menekankan bahwa stabilitas harus dipertahankan.

Ia mengatakan integrasi penuh di Suriah akan "membuka era baru," seraya menambahkan bahwa manfaat stabilitas paling dirasakan oleh warga beretnis Kurdi di Suriah.

"Kami tidak memiliki kepentingan atas wilayah negara mana pun dan tidak ikut campur dalam urusan dalam negeri negara mana pun, tetapi kami tidak akan membiarkan kepentingan negara kami dikompromikan," kata Erdogan.

Presiden Türkiye itu juga mengatakan ia membahas berbagai isu dengan Presiden AS Donald Trump dalam sebuah panggilan telepon, termasuk masalah "yang akan berkontribusi pada keamanan Suriah," seperti upaya bersama untuk memerangi Daesh (ISIS).

TerkaitTRT Indonesia - Türkiye sambut gencatan dan integrasi penuh di Suriah, tonggak penting untuk 'kawasan bebas teror'
SUMBER:AA