PERANG GAZA
2 menit membaca
7 negara Muslim termasuk Indonesia dan Türkiye kecam ‘keras’ Israel atas pelanggaran gencatan Gaza
Türkiye dan Indonesia bersama lima negara Muslim lainnya mengecam pelanggaran gencatan senjata Israel di Gaza yang dinilai mengancam proses politik dan upaya stabilisasi kawasan.
7 negara Muslim termasuk Indonesia dan Türkiye kecam ‘keras’ Israel atas pelanggaran gencatan Gaza
Asap, debu, dan kobaran api membubung setelah tentara Israel menargetkan sebuah bangunan di lingkungan Nasser, Gaza, 31 Januari 2026. / AA
2 Februari 2026

Tujuh negara berpenduduk mayoritas Muslim termasuk Indonesia dan Türkiye mengecam keras Israel atas pelanggaran gencatan senjata yang terus berulang di Jalur Gaza dan telah menewaskan serta melukai lebih dari seribu warga Palestina.

Dalam pernyataan bersama yang dirilis Kementerian Luar Negeri Türkiye pada Minggu (1/02), para menteri luar negeri Türkiye, Indonesia, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, dan Arab Saudi menyatakan bahwa aksi militer Israel berpotensi memperburuk ketegangan sekaligus merusak upaya internasional untuk menstabilkan situasi. 

Pernyataan tersebut menyoroti bahwa langkah tersebut terjadi saat berbagai pihak regional dan global tengah mendorong implementasi fase kedua rencana termasuk Dewan Perdamaian Gaza yang diprakarsai Presiden Amerika Serikat Donald Trump serta pelaksanaan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803.

Para menteri menilai pelanggaran gencatan senjata itu sebagai ancaman langsung terhadap proses politik yang sedang berjalan. Menurut mereka, situasi tersebut menghambat peluang transisi menuju kondisi yang lebih stabil di Gaza, baik dari sisi keamanan maupun kemanusiaan.

Dalam pernyataan itu, ketujuh negara juga mendesak seluruh pihak untuk memastikan keberhasilan fase kedua rencana perdamaian Trump. Mereka meminta agar setiap aktor yang terlibat menunaikan tanggung jawabnya, menahan diri, dan tidak melakukan tindakan yang dapat menggagalkan kesepakatan gencatan senjata.

Selain itu, para menteri menyerukan terciptanya kondisi yang memungkinkan pemulihan dini dan rekonstruksi Gaza. 

Tujuh negara menegaskan bahwa perdamaian yang adil dan berkelanjutan hanya dapat terwujud jika didasarkan pada hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri dan membentuk negara, sejalan dengan hukum internasional, resolusi Dewan Keamanan PBB, serta Inisiatif Perdamaian Arab.

Meski gencatan senjata telah diumumkan, serangan Israel dilaporkan masih berlanjut. Kantor media pemerintah Gaza mencatat sedikitnya 524 orang tewas dan 1.360 lainnya terluka sejak 10 Oktober.

TerkaitTRT Indonesia - Pertama kalinya, Israel mengakui jumlah warga Palestina yang tewas lebih 71.000 dalam genosida Gaza
SUMBER:AA
Jelajahi
Pertama kalinya, Israel mengakui jumlah warga Palestina yang tewas lebih 71.000 dalam genosida Gaza
OKI desak Dewan Keamanan PBB setujui keanggotaan penuh Palestina, hentikan pelanggaran Israel
Akankah Australia menyelidiki presiden Israel atas tuduhan genosida, atau menyambut dengan karpet merah?
Indonesia tegaskan peran strategis dalam Board of Peace untuk perdamaian Gaza
Israel setuju untuk pembukaan kembali 'terbatas' penyeberangan Rafah
Dewan Perdamaian Trump: Apa implikasinya bagi masa depan Palestina?
Prabowo tandatangani piagam Dewan Perdamaian Gaza di sela-sela WEF Davos
Harapan dengan sejumput garam: Bagaimana rakyat Palestina memandang rencana baru memerintah Gaza
Indonesia dan 7 negara lainnya bergabung dalam inisiatif “Dewan Perdamaian” Trump
Israel tewaskan tiga jurnalis Palestina di Gaza
Netanyahu setuju untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza bentukan Trump
Indonesia kecam penghancuran kompleks UNRWA di Yerusalem Timur oleh Israel
Kepala PBB kecam penghancuran kompleks UNRWA di Yerusalem Timur yang diduduki Israel
Bayi Palestina meninggal akibat kedinginan saat Israel terus blokir bantuan ke Gaza
Virus mematikan melanda Gaza saat Israel menghalangi pasokan kritis
PBB peringatkan 'hambatan' yang blokir bantuan saat gencatan senjata Gaza melewati 100 hari
Trump ajukan biaya $1 miliar bagi negara anggota Dewan Perdamaian Gaza
Gedung Putih mengumumkan dewan eksekutif untuk rencana pemerintahan Gaza
Pengantin pria di Gaza kehilangan istrinya hanya 2 hari setelah pernikahan
Menlu RI: ISF bersifat sementara, tujuan akhir tetap perdamaian palestina melalui solusi dua negara