IKLIM
2 menit membaca
Curah hujan tinggi, 11 ruas jalan dan puluhan RT di Jakarta masih banjir
BPBD juga mencatat bahwa wilayah bantaran sungai merupakan area yang paling cepat terdampak saat debit air meningkat. Selain permukiman, banjir juga berdampak pada infrastruktur jalan.
Curah hujan tinggi, 11 ruas jalan dan puluhan RT di Jakarta masih banjir
Wilayah Jakarta Timur menjadi kawasan dengan dampak banjir terparah. / Arsip Reuters / Reuters
29 Januari 2026

Hujan dengan intensitas tinggi di Jakarta dan wilayah sekitarnya sejak Rabu malam memicu peningkatan status di sejumlah pintu air dan pos pantau sungai. Kondisi ini berdampak langsung pada meluasnya genangan di sejumlah kawasan Ibu Kota.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan, hingga Kamis pukul 11.00 waktu setempat, banjir masih merendam 28 rukun tetangga (RT) serta 11 ruas jalan di berbagai wilayah Jakarta.

“BPBD mencatat saat ini terdapat 28 RT dan 11 ruas jalan tergenang,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Muhamad Yohan, dalam keterangan resminya kepada Detik.

Menurut BPBD, kenaikan muka air terpantau di sejumlah titik strategis, termasuk Bendung Katulampa, Pos Sunter Hulu, Pos Pesanggrahan, Pos Angke Hulu, serta Pintu Air Manggarai dan Karet. Seluruhnya sempat berada pada status Waspada hingga Siaga 3 akibat tingginya debit air.

Wilayah Jakarta Timur menjadi kawasan dengan dampak terparah. Sebanyak 14 RT di empat kelurahan, Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, dan Cililitan—masih terendam banjir. Ketinggian air di wilayah ini dilaporkan mencapai 110 hingga 150 sentimeter, dipicu oleh curah hujan tinggi dan limpasan Kali Ciliwung.

Upaya penanganan

BPBD juga mencatat bahwa wilayah bantaran sungai merupakan area yang paling cepat terdampak saat debit air meningkat. Selain permukiman, banjir juga berdampak pada infrastruktur jalan. BPBD mencatat 11 ruas jalan masih terendam, di antaranya Jalan Meruya Selatan, Jalan Daan Mogot KM 12, Jalan Srengseng Raya, Jalan Puri Kembangan, hingga Jalan Raden Inten II.

Ketinggian genangan di jalan-jalan tersebut bervariasi antara 10 hingga 50 sentimeter, menyebabkan perlambatan arus kendaraan. Petugas Dinas Perhubungan telah melakukan pengaturan lalu lintas dan mengarahkan pengendara ke jalur alternatif.

BPBD DKI Jakarta menyatakan telah mengerahkan personel ke seluruh lokasi terdampak untuk memantau kondisi terkini. Penanganan dilakukan melalui koordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) guna melakukan penyedotan air dan memastikan fungsi saluran drainase berjalan optimal.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan akan terus memperbarui informasi terkait perkembangan banjir dan kondisi cuaca untuk memastikan keselamatan warga di seluruh wilayah Ibu Kota.

TerkaitTRT Indonesia - Hujan deras sebabkan delapan ruas jalan banjir di Jakarta
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi