IKLIM
2 menit membaca
Banjir di Vietnam tengah tewaskan puluhan orang, hujan lebih deras diperkirakan menyusul
Lebih dari 52.000 rumah dan 15.000 hektare lahan pertanian terendam.
Banjir di Vietnam tengah tewaskan puluhan orang, hujan lebih deras diperkirakan menyusul
Banjir parah melanda Vietnam tengah dan selatan di tengah hujan tanpa henti. / AA

Jumlah korban meninggal akibat hujan lebat, banjir, dan tanah longsor yang melanda Vietnam tengah sejak akhir pekan meningkat menjadi 41 orang, menurut laporan media pemerintah pada Kamis. Sementara itu, debit air terus naik di sejumlah kota dan desa yang sebelumnya sudah terendam.

Hujan yang turun selama tiga hari terakhir mencapai lebih dari 1,5 meter di beberapa wilayah Vietnam tengah. Kawasan ini merupakan sentra produksi kopi sekaligus rumah bagi sejumlah pantai terpopuler di negara tersebut, namun juga sangat rentan terhadap badai dan banjir.

Sebuah jembatan gantung di Sungai Da Nhim, Provinsi Lam Dong, tersapu arus pada Kamis pagi, menurut laporan VietnamNet.

Lebih dari setengah juta rumah dan tempat usaha mengalami pemadaman listrik setelah jaringan listrik rusak akibat banjir, menurut pemerintah. Para pedagang mengatakan banjir juga menghambat panen kopi di wilayah tersebut.

Badan meteorologi nasional memperingatkan potensi banjir dan tanah longsor tambahan pada Jumat, dengan prakiraan hujan deras yang masih akan berlanjut di wilayah tersebut.

Foto-foto yang dibagikan media pemerintah memperlihatkan warga, termasuk anak-anak, duduk di atap rumah yang terendam dan meminta pertolongan melalui media sosial.

“Siapa pun di luar sana, tolong bantu! Kami sudah duduk di atas atap sejak pukul 10 malam tadi, termasuk anak-anak dan orang dewasa,” tulis seorang warga Provinsi Khanh Hoa di sebuah halaman Facebook lokal.

Unggahan itu disertai foto sekelompok orang yang duduk di atap seng rumah yang terendam, sementara hujan terus mengguyur.

Foto-foto lain menunjukkan beberapa kawasan permukiman di Provinsi Khanh Hoa, Gia Lai, dan Dak Lak terendam banjir cukup dalam.

Angkatan laut telah dikerahkan untuk membantu warga yang terjebak di Khanh Hoa, menurut laporan Vietnam News Agency, yang menambahkan bahwa ketinggian banjir mencapai rekor di banyak lokasi.

Sedikitnya sembilan orang masih hilang, dan banjir telah menggenangi lebih dari 52.000 rumah serta lebih dari 15.000 hektare lahan pertanian, menurut laporan badan penanggulangan bencana pemerintah yang dikutip VnExpress.

TerkaitTRT Indonesia - Topan Kalmaegi hantam Vietnam setelah menewaskan 188 orang di Filipina
SUMBER:Reuters
Jelajahi
Dampak psikologis krisis iklim
5000+ titik panas picu suhu ekstrem, BMKG peringatkan risiko karhutla di tengah ancaman El Nino
Sungai Ciliwung menyusut, ancaman kekeringan akibat El Nino mengintai Indonesia
BMKG perluas peringatan cuaca ekstrem, 13 provinsi berstatus waspada
Indonesia dan D-8 dorong persatuan kepentingan iklim global jelang COP31 di Türkiye
Hujan deras menyebabkan atap rumah runtuh di barat laut Pakistan, menewaskan 11 orang
Lebih dari 260.000 warga dievakuasi akibat Topan Bavi di Liaoning, China
Banjir tewaskan 39 orang di selatan China saat kerusakan bendungan memperburuk bencana
El Nino diproyeksikan capai level ekstrem, risiko cuaca global meningkat
Pemerintah Indonesia siapkan 1,4 juta hektare hutan untuk masyarakat adat dalam skema karbon
Badai di China tewaskan lima belas orang, lukai ratusan
Viral pendakian mandiri di Pasar Bubrah, BPPTKG peringatkan ancaman erupsi mendadak Merapi
Spanyol laporkan lebih dari 1.000 kematian akibat gelombang panas pada Juni
Gempa berkekuatan 6,0 magnitudo guncang lepas pantai barat Meksiko
BMKG waspadai El Nino 2026 kuat, Jawa hingga Papua Selatan masuk wilayah terdampak
Super El Nino mengancam, Indonesia masuk zona bahaya kabut asap parah
Indonesia siap pimpin solusi iklim global berbasis hutan
Gelombang panas ekstrem meningkat di seluruh Eropa, Spanyol laporkan 212 kematian terkait
Think tank Singapura peringatkan risiko kabut asap lintas batas tinggi di Asia Tenggara pada 2026
Dampak kemarau mulai meluas, Kabupaten Klaten hadapi karhutla dan krisis air bersih sekaligus