PERANG GAZA
2 menit membaca
Trump hindari sikap soal negara Palestina usai kesepakatan gencatan senjata Gaza
‘Saya tidak bicara soal satu negara atau dua negara. Fokus kami adalah membangun kembali Gaza,’ kata Presiden AS.
Trump hindari sikap soal negara Palestina usai kesepakatan gencatan senjata Gaza
Trump berpidato di Knesset saat gencatan senjata Gaza dan kesepakatan tukar tahanan-sandera berlangsung / Reuters

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Senin menolak mendukung solusi dua negara dalam konflik Israel–Palestina, dengan menyatakan bahwa fokus utamanya saat ini adalah membangun kembali Gaza.

“Saya bicara tentang hal yang sangat berbeda. Kita sedang membicarakan pembangunan kembali Gaza,” ujar Trump kepada wartawan di pesawat Air Force One dalam perjalanan pulang dari Mesir, ketika ditanya soal pernyataan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi yang menyerukan solusi dua negara dan pembentukan negara Palestina merdeka.

“Saya tidak bicara soal satu negara, dua negara, atau apa pun. Kami berbicara tentang pembangunan kembali Gaza,” kata Trump lagi.

Sebelumnya pada hari yang sama, Trump dan Sisi menjamu lebih dari 20 pemimpin dunia di kota resor Sharm el-Sheikh, Mesir, dalam sebuah pertemuan untuk menandatangani kesepakatan gencatan senjata Gaza, dengan Turkiye, Mesir, dan Qatar bertindak sebagai penjamin.

“Banyak orang mendukung solusi satu negara, sebagian lainnya mendukung dua negara. Kita lihat saja nanti. Saya belum memberikan komentar soal itu,” ujar Trump, seraya menambahkan bahwa ia akan berkoordinasi dengan berbagai negara terkait rencana masa depan Gaza.

Trump mengumumkan pada Rabu bahwa Israel dan Hamas telah menyetujui tahap pertama dari rencana 20 poin yang ia usulkan pada 29 September untuk menghentikan perang di Gaza. Rencana itu mencakup pembebasan seluruh tawanan Israel yang ditahan di Gaza dengan imbalan sekitar 2.000 tahanan Palestina, serta penarikan bertahap pasukan Israel dari seluruh wilayah Palestina tersebut.

Tahap pertama dari kesepakatan gencatan senjata Gaza mulai berlaku pada Jumat lalu, sebagai bagian dari rencana Trump untuk mengakhiri perang dua tahun Israel di wilayah itu.

Tahap kedua dari rencana tersebut menyerukan pembentukan mekanisme pemerintahan baru di Gaza, pembentukan pasukan keamanan gabungan yang terdiri atas warga Palestina serta pasukan dari negara-negara Arab dan Muslim, serta perlucutan senjata Hamas.

Sejak Oktober 2023, serangan Israel telah menewaskan lebih dari 67.800 warga Palestina di Gaza, sebagian besar di antaranya perempuan dan anak-anak, meninggalkan wilayah itu nyaris tak layak huni.

SUMBER:Anadolu Agency
Jelajahi
Mayoritas warga Indonesia dan 35 negara lain memiliki pandangan negatif terhadap Israel: survei
Israel, Netanyahu menghadapi opini publik global yang tidak menguntungkan
Indonesia kecam rencana Israel kuasai 70 persen Gaza
Surat suara dan peluru: Netanyahuisme adalah ideologi yang memicu perang tak berkesudahan Israel
Serangan Israel tewaskan sembilan orang di Gaza saat pelanggaran gencatan senjata terus berlanjut
8 negara termasuk Indonesia mengecam keras penggerebekan Israel di Masjid Al Aqsa
Rencana Netanyahu kuasai 70 persen Gaza bertentangan dengan proposal Trump, kata Rubio
Penghuni ilegal Israel serang 3 anak Palestina, membakar lahan pertanian di Tepi Barat yang diduduki
Umat Muslim rayakan Hari Raya Idul Adha di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki
Mengapa RUU Otoritas Warisan Israel adalah langkah menuju aneksasi Tepi Barat dan Gaza yang diduduki
Jelang Idul Adha, pasukan Israel menyerbu Tepi Barat yang diduduki, memaksa penutupan toko-toko
Malaysia akan gugat Israel atas perlakuan buruk terhadap aktivis GSF di mahkamah internasional
Indonesia kembali tekankan kemerdekaan Palestina saat 9 WNI aktivis GSF tiba di Tanah Air
8 Negara Muslim termasuk Indonesia mengecam perlakuan Israel terhadap aktivis GSF
Aktivis flotilla Gaza Australia menceritakan kembali penyiksaan dan pelecehan seksual saat ditahan di Israel
Catatan panjang Israel dalam menggunakan senjata pembakar terlarang terhadap warga sipil
Situasi kemanusiaan di Gaza tetap memburuk, kata LSM internasional
Pemerintah RI dampingi pemulangan 9 WNI aktivis GSF dari Türkiye setelah ditahan Israel
Indonesia kutuk tindakan Israel terhadap relawan Global Sumud Flotilla 2.0
AS mengancam akan mencabut visa delegasi PBB Palestina: laporan