Turkiye bertujuan untuk meningkatkan kapasitas energi terbarukan terpasangnya menjadi 120.000 megawatt pada tahun 2035, menurut Yusuf Gunay, Presiden Asosiasi Produsen Hidrogen Hijau.
Menyoroti transformasi energi di negara tersebut, Gunay mencatat bahwa Turkiye kaya akan sumber daya matahari dan angin yang sangat efisien. “Potensi alam ini harus dimanfaatkan secara efektif,” ujarnya.
Kemajuan signifikan dimulai dengan pembentukan Otoritas Pengatur Pasar Energi (EPDK), yang mendorong pemanfaatan sumber daya domestik secara lebih baik, tambahnya.
Kapasitas energi surya dan angin Turkiye
Gunay menekankan bahwa energi terbarukan adalah salah satu solusi strategis untuk mengurangi defisit transaksi perdagangan Turkiye yang sebagian besar disebabkan oleh impor energi. Ia mencatat bahwa Turkiye menempati peringkat kelima di Eropa dan kesebelas secara global dalam kapasitas energi terbarukan.
“Kita harus melanjutkan momentum ini dan melengkapinya dengan hidrogen hijau,” katanya.
Ia menekankan bahwa kapasitas energi surya dan angin Turkiye lebih efisien dibandingkan dengan banyak negara Eropa lainnya.
“Saat ini, 40 persen listrik yang kami hasilkan berasal dari sumber terbarukan. Tujuan kami adalah mencapai kapasitas terpasang sebesar 120.000 megawatt pada tahun 2035. Hal ini membutuhkan investasi sekitar $80 miliar. Ketika ini tercapai, akan memberikan kontribusi yang sangat kuat bagi perekonomian kami.”












