BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Ekspor non-migas Indonesia naik 8,96 persen di paruh pertama 2025
HIPKA mencatat ekspor non-migas Indonesia mencapai US$128,39 miliar, didorong permintaan global dan transaksi US$22,8 miliar di Trade Expo Indonesia.
Ekspor non-migas Indonesia naik 8,96 persen di paruh pertama 2025
Industri pengolahan nonmigas terus bertumbuh. Di Agustus 2025, sektor ini nyumbang lebih dari 72% total ekspor Indonesia. / AP

Ekspor non-migas Indonesia mengalami pertumbuhan 8,96 persen pada paruh pertama 2025, mencapai US$128,39 miliar, dibandingkan US$117,83 miliar pada periode yang sama tahun 2024. Data ini diumumkan oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPKA), Kamis (23/10).

Ketua Badan Pengurus Pusat HIPKA, Kamrussamad, menyampaikan pencapaian ini dalam acara peringatan HIPKA yang digelar di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta. Ia menekankan bahwa pertumbuhan ekspor non-migas didorong oleh permintaan global yang meningkat dan dukungan dari berbagai program pemerintah, termasuk Trade Expo Indonesia, di mana transaksi mencapai US$22,8 miliar.

“Ini menunjukkan dorongan Indonesia untuk memperkuat hilirisasi produk di berbagai sektor,” ujar Kamrussamad, dikutip dari antaranews.com. Ia menambahkan bahwa hilirisasi sebaiknya tidak hanya fokus pada sektor mineral dan batu bara, tetapi juga pada pertanian, pangan, kerajinan, dan fashion, yang terus menawarkan peluang pasar yang luas.

Untuk mendukung pertumbuhan ekspor, HIPKA aktif bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan dalam mempromosikan produk dari UMKM dan pengusaha muda. Selain itu, Kamrussamad berharap adanya kolaborasi dengan BUMN dan pemangku kepentingan ekonomi lainnya untuk memperluas akses rantai pasok serta pendanaan bersama.

HIPKA juga terus memperkuat kerja sama dengan universitas dan lembaga riset untuk mendorong inovasi bisnis berbasis teknologi, sehingga produk ekspor Indonesia semakin kompetitif di pasar global.

“Dengan dukungan berbagai pihak, kita optimis ekspor non-migas akan terus tumbuh, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara eksportir strategis,” tutup Kamrussamad.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia, Arab Saudi sepakati ekspor produk pangan olahan senilai $60 Juta

SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Pemerintah pertahankan penempatan dana Rp200 triliun di bank BUMN hingga Juli 2027
Indonesia perluas kemitraan energi dengan Nigeria dan Angola
Indonesia-Kanada perkuat perdagangan dan investasi lewat ICA-CEPA
Bank Indonesia: Utang luar negeri Indonesia capai $454,8 miliar pada Juli 2026
Indonesia dan India perkuat kerja sama telekomunikasi hingga teknologi 6G
Grab akuisisi saham mayoritas Atome Financial senilai Rp26,36 triliun
Indonesia bangun pusat bioetanol di Lampung, target produksi komersial 60 ribu kiloliter
Indonesia dan Bulgaria perkuat kerja sama perdagangan dan investasi
Indonesia jajaki PTA dengan Mercosur demi rintis jalan menuju CEPA
Pasar stabil meski pergantian mendadak Menkeu, Suahasil tegaskan jaga kredibilitas APBN
AS resmi tetapkan bea masuk tinggi untuk impor panel surya dari Indonesia
Indonesia dan China percepat kerja sama energi baru, ekspansi dari PLTS hingga manufaktur
Indonesia dan AS dorong kerja sama ekonomi kreatif jelang WCCE 2026
Kadin buka peluang investasi Swedia di Indonesia, soroti IEU-CEPA dan OECD
Rupiah melemah di tengah kenaikan harga minyak, ICP Indonesia jadi $89,43 per barel
PT Timah perluas ekspor ke Filipina dan Inggris, bidik Timur Tengah pada 2027
Kemendag dorong UMKM tingkatkan ekspor ke pasar global memanfaatkan teknologi AI
Penerapan B50 hemat devisa negara hingga Rp170 triliun, pangkas impor solar secara signifikan
Pemerintah ambil alih saham pengelola kereta Whoosh, utang direstrukturisasi hingga 80 tahun
Indonesia dan Australia mulai evaluasi total perjanjian kerja sama ekonomi IA-CEPA