DUNIA
2 menit membaca
Indonesia desak komitmen global untuk bebas senjata nuklir: Menlu RI di PBB
Menlu RI Sugiono menegaskan senjata nuklir masih menjadi ancaman terbesar bagi umat manusia dalam Sidang KTT PBB di New York. Ia mendesak negara pemilik nuklir segera menghentikan ekspansi dan menegakkan komitmen menuju dunia bebas senjata nuklir.
Indonesia desak komitmen global untuk bebas senjata nuklir: Menlu RI di PBB
“Indonesia mendesak negara-negara pemilik senjata nuklir untuk menghentikan modernisasi dan ekspansi," tegas Sugiono. (Foto: Kemlu RI)

Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia, Sugiono, menegaskan bahwa senjata nuklir masih menjadi ancaman paling serius bagi kelangsungan hidup umat manusia. Pernyataan itu ia sampaikan dalam Sidang Tingkat Tinggi memperingati International Day for the Total Elimination of Nuclear Weapons di Markas Besar PBB, New York, Kamis (26/9), yang merupakan bagian dari rangkaian Sidang Majelis Umum PBB ke-80.

Dalam pidatonya, Sugiono menyoroti fakta bahwa lebih dari 12.000 hulu ledak nuklir masih dimiliki oleh sejumlah negara, termasuk yang berada di luar kerangka Non-Proliferation Treaty (NPT). 

“Indonesia mendesak negara-negara pemilik senjata nuklir untuk menghentikan modernisasi dan ekspansi, mengambil langkah nyata menuju pelucutan, serta menunjukkan komitmen politik bagi dunia yang bebas dari senjata nuklir,” tegasnya.

Ia juga menekankan urgensi revitalisasi mekanisme internasional terkait pelucutan senjata.

Sugiono menyerukan pemenuhan kewajiban Pasal VI NPT, pemberlakuan segera Comprehensive Nuclear-Test-Ban Treaty (CTBT), pengaktifan kembali Conference on Disarmament sebagai forum negosiasi, serta mengajak semua negara bergabung dengan Treaty on the Prohibition of Nuclear Weapons (TPNW).

Lebih lanjut, Sugiono memperingatkan bahwa ancaman nuklir kian kompleks dengan munculnya risiko baru, mulai dari serangan siber, kecerdasan buatan (AI), hingga potensi penyalahgunaan oleh kelompok teror. 

“Risiko ini tidak dapat sepenuhnya dikendalikan. Satu-satunya cara untuk mencegahnya adalah melalui eliminasi total senjata nuklir,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, ia menekankan pentingnya NPT Review Conference tahun 2026 sebagai momentum untuk memperkuat komitmen global terhadap pelucutan senjata nuklir dan mencegah terjadinya bencana yang lebih besar.

TPNW sendiri diadopsi pada 2017 dan resmi berlaku sejak 22 Januari 2021. Hingga kini, perjanjian tersebut telah ditandatangani lebih dari 90 negara dan diratifikasi oleh lebih dari 70 negara, termasuk Indonesia.

TerkaitTRT Indonesia - 80 tahun setelah Hiroshima, ancaman nuklir masih mengintai dunia

SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
DPR dorong penguatan kerja sama bilateral Indonesia-Portugal di berbagai sektor
Indonesia-AS perkuat kerja sama AI dan tata kelola perlindungan anak
Penurunan lalu lintas LNG melalui Selat Hormuz lebih tajam daripada minyak
Indonesia bakal operasikan kapal induk Garibaldi dari Italia untuk penanganan bencana
Imigrasi bebaskan denda overstay untuk WNA terdampak erupsi Anak Krakatau
Pemulihan penerbangan dipercepat, pemerintah RI siapkan 10 bandara dan langkah darurat lain
20 juta+ anak jadi korban kekerasan seksual online setiap tahunnya
Presiden Prabowo terima Dubes AS untuk ASEAN, bahas kerja sama dan stabilitas regional
Hapus utang mereka, kirim mereka untuk serang Iran: Usulan media Israel untuk warga AS
Presiden Putin: Indonesia mitra utama Rusia di kawasan Asia Pasifik
Dua WNA China jadi tersangka tambang emas ilegal di Sulut
Prabowo undang Rusia garap 138 blok energi seiring penguatan kemitraan strategis bilateral
Indonesia-Arab Saudi tingkatkan kolaborasi pendidikan dan riset, tawarkan 1.000 beasiswa
Wamenlu: Indonesia serukan perdamaian dunia dan perjuangan Palestina pada KTT GNB
Presiden Prabowo dan Putin bertemu di EEF, perkuat kemitraan strategis Indonesia-Rusia
Presiden Prabowo tolak tawaran pinjaman IMF, sebut Indonesia masih mampu mandiri
Penuhi undangan Putin, Presiden Prabowo hadiri Eastern Economic Forum ke-11 di Rusia
Rusia lirik Indonesia jadi mitra strategis kembangkan pelayaran Jalur Laut Utara
Kemlu selidiki dugaan TPPO dan penipuan visa yang melibatkan WNI di Jeju
Sekjen Kemhan RI hadiri Peringatan Hari Kemenangan dan Angkatan Bersenjata Türkiye di Jakarta