Otoritas imigrasi federal melakukan operasi penegakan hukum di beberapa titik di Los Angeles pada Jumat, yang memicu kerumunan massa dan sejumlah bentrokan, terutama di luar sebuah gudang dan lokasi lainnya di penjuru kota.
Menurut Jorge-Mario Cabrera, juru bicara Coalition for Humane Immigrant Rights (CHIRLA), aparat federal terlihat berada di Home Depot, sebuah kompleks apartemen, gedung pengadilan federal, dan distrik fesyen.
Immigration and Customs Enforcement (ICE) menolak memberikan rincian terkait operasi mereka. Dalam pernyataan resminya, lembaga tersebut menyebut bahwa mereka secara rutin menangkap warga non-AS "yang melakukan kejahatan serta individu lain yang telah melanggar hukum imigrasi negara ini."
Cabrera mengatakan bahwa saluran tanggap darurat menerima laporan puluhan penangkapan dari masyarakat.
Stasiun televisi KABC-TV melaporkan bahwa kerumunan berusaha menghalangi petugas agar tidak meninggalkan lokasi setelah operasi selesai. Rekaman udara yang disiarkan menunjukkan aparat melemparkan bom asap atau granat kejut ke jalan untuk membubarkan massa, agar kendaraan SUV, van, dan kendaraan bergaya militer bisa keluar dari area tersebut.
Salah satu klip memperlihatkan seorang pria berlari mundur sambil meletakkan tangan di kap mobil SUV putih yang tengah melaju, diduga untuk menghalangi kendaraan itu. Ia kemudian terjatuh dan tergeletak di jalan. SUV tersebut mundur, berputar, lalu melaju kencang sementara orang-orang di jalan melempar benda ke arah mobil itu.
Video lain menunjukkan sejumlah orang diborgol oleh aparat federal di tempat parkir Home Depot.
‘Menyebar teror’
Wali Kota Karen Bass mengecam keras operasi tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan yang “menyebar teror.”
“Sebagai Wali Kota dari kota yang bangga akan keberagaman imigrannya—yang berkontribusi besar bagi kehidupan kota—saya sangat marah atas apa yang telah terjadi. Taktik semacam ini menyebarkan ketakutan di komunitas kita dan mengganggu prinsip dasar keamanan di kota ini,” ujar Bass.
Kepala Kepolisian Los Angeles, Jim McDonnell, dalam pernyataan tertulis mengatakan bahwa pihaknya mengetahui adanya operasi tersebut.
“Saya memahami bahwa tindakan ini menimbulkan kecemasan bagi banyak warga Los Angeles, jadi saya ingin menegaskan: LAPD tidak terlibat dalam penegakan hukum imigrasi sipil,” katanya.










