DUNIA
2 menit membaca
RSF melakukan pemakaman massal dan pembakaran di Al Fasher, Sudan, untuk menyembunyikan kejahatan perang: para medis
Kelompok medis menuntut penyelidikan internasional atas kekejaman terhadap warga sipil di Al Fasher
RSF melakukan pemakaman massal dan pembakaran di Al Fasher, Sudan, untuk menyembunyikan kejahatan perang: para medis
Gambar satelit menunjukkan kuburan massal yang diduga di Al Fasher, Sudan. / AP

Ratusan warga sipil dikuburkan di liang lahat massal, dan lainnya dibakar oleh pasukan paramiliter Rapid Support Forces (RSF) di kota Al Fasher di barat Sudan, menurut tenaga medis setempat.

“RSF telah mengumpulkan ratusan mayat dari jalan-jalan dan lingkungan kota, menguburkan sebagian di liang lahat massal dan membakar yang lain dalam upaya putus asa untuk menyembunyikan bukti kejahatan mereka terhadap warga sipil,” kata Jaringan Dokter Sudan dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu.

Kelompok itu menyebut penguburan massal warga sipil sebagai “genosida penuh” dan sebagai “pelanggaran terhadap semua norma internasional dan agama yang melarang mutilasi jenazah serta menjamin hak orang yang meninggal untuk mendapatkan pemakaman yang bermartabat.”

“Situasi di Al Fasher telah melampaui bencana kemanusiaan menjadi genosida sistematis, yang menargetkan kehidupan dan martabat manusia di tengah keheningan internasional yang mengerikan yang nyaris setara dengan keterlibatan,” lanjut pernyataan itu.

“Kejahatan RSF tidak dapat dihapuskan dengan mengubur atau membakar,” ujar kelompok medis itu, mendesak komunitas internasional untuk segera mengambil tindakan membuka penyelidikan internasional independen terhadap kekejaman terhadap warga sipil di Al Fasher.

Pada 26 Oktober, RSF mengambil alih kendali Al Fasher, ibu kota Darfur Utara, dan melakukan pembantaian, menurut organisasi lokal dan internasional, di tengah peringatan bahwa serangan itu dapat mengukuhkan pemisahan geografis negara.

Sejak 15 April 2023, tentara Sudan dan RSF telah terlibat perang yang upaya mediasi regional dan internasional gagal mengakhiri.

Konflik itu telah menewaskan ribuan orang dan membuat jutaan lainnya mengungsi.

SUMBER:AA
Jelajahi
Bandara Helsinki kembali beroperasi usai penutupan sementara akibat peringatan drone
Elon Musk melakukan perjalanan ke China bersama Trump tanpa izin hakim di tengah sidang OpenAI
Rusia bombardir Kiev dengan rudal dan drone, harapan damai kian memudar
Trump dan Xi bersiap lanjutkan pertemuan hari kedua usai peringatan soal Taiwan dan perang Iran
Xi dan Trump sepakat perkuat koordinasi saat China dorong de-eskalasi perang Iran
Perang Iran dan lonjakan energi jadi fokus pertemuan BRICS di India
Menlu Sugiono dorong BRICS agar lebih aktif jaga perdamaian dunia
Xi menolak untuk kirim senjata ke Iran selama pembicaraan di Beijing: Trump
Putaran baru pembicaraan perdamaian Israel-Lebanon dibuka di Washington: para diplomat
Dapatkah Trump dan Xi mencapai kesepakatan di dunia yang terpecah-belah?
Iran dan UEA bentrok di Pertemuan Menteri Luar Negeri BRICS di New Delhi
Xi dan Trump sepakat 'Selat Hormuz harus tetap terbuka,' ujar Gedung Putih usai KTT AS-China
Pejabat: Ibu kota Ukraina Kiev diserang besar-besaran oleh Rusia
Xi: AS dan China sepakat menjalin hubungan strategis yang 'konstruktif dan stabil'
India menghindari untuk kecam AS dan Israel dalam pertemuan BRICS
Indonesia dan Australia perkuat kerja sama keselamatan transportasi
UEA salurkan bantuan Rp3,3 miliar untuk 162 jemaah haji Indonesia
Menkeu respons kekhawatiran pengusaha China terkait kebijakan investasi Indonesia
Indonesia hadiri pertemuan Menlu BRICS di India, konflik Iran dan energi global jadi sorotan
Xi Jinping menerima kunjungan Donald Trump dalam KTT Beijing di tengah konflik Iran