Presiden RI Prabowo Subianto melakukan percakapan telepon dengan sejumlah pemimpin negara sahabat berpenduduk mayoritas Muslim untuk menyampaikan ucapan Idulfitri. Salah satu yang dihubungi adalah Presiden Palestina Mahmoud Abbas.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulis, Senin (23/3/2026), menyampaikan bahwa komunikasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral Indonesia dengan negara-negara sahabat.
Selain Mahmoud Abbas, Prabowo juga berkomunikasi dengan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi, Presiden Uni Emirat Arab Mohammed bin Zayed Al-Nahyan, serta Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.
Sebelumnya, ucapan serupa juga disampaikan kepada Presiden Türkiye Recep Tayyip Erdogan, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, Raja Yordania Abdullah II, dan Perdana Menteri Arab Saudi Mohammed bin Salman.
Perkuat solidaritas dan dukungan untuk Palestina
Menurut Teddy, momentum Idulfitri dimanfaatkan sebagai sarana untuk mempererat hubungan, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antarnegara.
Ia menegaskan, komunikasi tersebut membawa harapan untuk menjaga kedekatan, memperkuat dukungan, serta meningkatkan kerja sama di antara negara-negara tersebut.
Dalam pembicaraan dengan Presiden Mahmoud Abbas, Prabowo juga kembali menegaskan dukungan Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina. Sikap ini disebut sebagai bagian dari komitmen konsisten Indonesia sejak lama.
Pemerintah Indonesia menilai Palestina sebagai mitra dekat dengan ikatan historis dan emosional yang kuat. Di berbagai forum internasional, Indonesia terus mendorong terciptanya perdamaian yang adil dan bermartabat bagi Palestina.
Melalui komunikasi tersebut, Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina, sekaligus memperkuat kerja sama bilateral serta mendorong stabilitas kawasan.













