PERANG GAZA
2 menit membaca
Presiden Turkiye Erdogan menyambut baik gencatan senjata Gaza, berjanji untuk terus dukung Palestina
Erdogan menegaskan kembali sikap Turkiye yang teguh pada pembentukan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat.
Presiden Turkiye Erdogan menyambut baik gencatan senjata Gaza, berjanji untuk terus dukung Palestina
(FILE) Presiden Turkiye Erdogan memuji ketangguhan dan martabat warga Palestina meskipun dalam kondisi yang sulit. / AA

Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan menyatakan kepuasannya atas kesepakatan gencatan senjata yang dicapai antara Israel dan kelompok perlawanan Palestina, Hamas, setelah negosiasi di Sharm el-Sheikh, di mana Turkiye juga berperan.

Dalam pernyataannya pada hari Kamis, Erdogan mengucapkan terima kasih kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas kemauan politik yang ditunjukkan untuk mendorong Israel menuju gencatan senjata, serta menyampaikan apresiasi kepada Qatar dan Mesir atas dukungan signifikan mereka dalam mencapai kesepakatan tersebut.

Presiden Turkiye tersebut mengatakan bahwa Turkiye akan memantau secara ketat pelaksanaan kesepakatan ini dan tetap berkomitmen untuk berkontribusi pada proses perdamaian.

Erdogan kembali menegaskan sikap tegas Ankara terhadap pembentukan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat berdasarkan perbatasan tahun 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

Menyampaikan solidaritas kepada rakyat Palestina yang telah mengalami penderitaan dan kehilangan besar selama dua tahun terakhir, Erdogan memuji ketahanan dan martabat mereka meskipun menghadapi kondisi yang sulit.

Penandatanganan kesepakatan tahap pertama dari rencana Trump untuk Gaza diharapkan berlangsung pada pukul 09.00 GMT, menurut sumber yang mengetahui detail kesepakatan tersebut kepada Reuters pada hari Kamis.

Gencatan senjata diperkirakan akan mulai berlaku di lapangan di Gaza setelah kesepakatan ditandatangani, tambah sumber tersebut.

Qatar, Mesir, AS, dan Turkiye telah menandatangani sebagai penjamin kesepakatan perdamaian Gaza, menurut laporan The Jerusalem Post.

Israel dan Hamas menyatakan bahwa mereka telah menyetujui kesepakatan gencatan senjata yang telah lama dinantikan, sebagai tahap pertama dari rencana Trump untuk mengakhiri perang Tel Aviv di Gaza yang telah menewaskan lebih dari 67.000 warga Palestina dan mengubah dinamika Timur Tengah.

Kesepakatan tersebut mencakup tiga poin utama: pembebasan tahanan Israel dan Palestina, penarikan pasukan Israel ke garis yang telah ditentukan, serta masuknya bantuan yang sangat dibutuhkan ke Gaza setelah bertahun-tahun blokade dan perang.

TerkaitTRT Indonesia - Gencatan senjata Gaza akan ditandatangani pada 09.00 GMT, penjamin Turkiye, Qatar, Mesir, dan AS

SUMBER:TRT World
Jelajahi
PBB mendesak Israel untuk 'segera' membebaskan dua aktivis armada Gaza Global Sumud
Aktivis Palestine Action divonis bersalah usai menghancurkan peralatan pabrik pertahanan Israel
Indonesia kecam intersepsi Israel terhadap armada bantuan Global Sumud ke Gaza
Israel akan akuisisi jet tempur F-35 dan F-15IA di tengah rencana untuk melanjutkan genosida Gaza
Israel lakukan “penyiksaan sistematis” terhadap aktivis yang ditahan: Global Sumud Flotilla
Sniper Israel tembak calon pengantin Palestina di Gaza, 10 hari jelang pernikahan
Badan PBB sebut UU hukuman mati Israel medorong diskriminasi rasial untuk warga Palestina
Setelah dibajak Israel, aktivis Global Sumud Gaza yang diculik akan dibawa ke Yunani
Aktivis dari konvoi bantuan Gaza turun di Kreta setelah diculik oleh Israel
20 WN Türkiye diantara 170+ aktivis armada Gaza Global Sumud yang ditahan Israel
Apakah Israel telah memenangkan peperangan apa pun sejak Oktober 2023?
Türkiye kecam pencegatan konvoi Global Sumud ke Gaza oleh Israel sebagai 'tindakan pembajakan'
Kontingen Indonesia bertolak ke Türkiye untuk bergabung dengan armada Global Sumud Flotilla 2.0
Indonesia dan Australia perkuat kerja sama pembangunan pendidikan di Palestina
Israel cegat Flotila Global Sumud, aktivis laporkan gangguan komunikasi
Pemerintah Israel setujui pembangunan 100+ unit permukiman ilegal di Tepi Barat yang diduduki
Partai politik baru Israel janjikan perubahan, tetapi kekerasan pada Palestina tetap berlanjut
OKI desak Dewan Keamanan PBB wujudkan gencatan senjata Gaza jadi 'perdamaian yang adil dan abadi'
Menlu AS: Ada 'tanda-tanda menjanjikan' Hamas akan demiliterisasi dan melucuti senjata
Patung Yesus yang hancur, Israel, dan penghinaan terhadap akuntabilitas