ASIA
2 menit membaca
Wacana zona waktu ASEAN, perdebatan ringan di sosmed Malaysia soal ganti zona waktu
Perdebatan soal kemungkinan Peninsular Malaysia dan Singapura menyesuaikan zona waktu agar lebih selaras dengan Bangkok dan Jakarta kembali muncul. Para ahli menilai hal ini dapat berdampak positif pada efisiensi bisnis dan pasar.
Wacana zona waktu ASEAN, perdebatan ringan di sosmed Malaysia soal ganti zona waktu
Foto Arsip: KTT ASEAN ke-47 di Kuala Lumpur, Malaysia, telah menjadi pusat perhatian dunia. / AFP
21 November 2025

Perdebatan ringan kembali muncul di Malaysia mengenai kemungkinan memundurkan zona waktu satu jam, agar matahari lebih pagi muncul dan Kuala Lumpur (Semenanjung Malaysia) berada dalam zona waktu yang sama dengan Bangkok dan Jakarta.

Dilansir dari Strait Times (ST), Perdebatan ringan di sosial media ini muncul setelah seorang menteri Malaysia jogging pagi di Kota Kinabalu, Sabah, yang ia unggah di platform media sosial X. Perdebatan yang berfokus pada apakah semenanjung Malaysia dan Singapura berada di zona waktu yang tepat.

Meskipun Kuala Lumpur dan Singapura berada pada garis bujur yang hampir sama dengan Bangkok dan Jakarta, keduanya berada satu jam lebih maju, mengikuti zona waktu yang sama dengan Manila, padahal ibu kota Filipina terletak sekitar 2.500 km di sebelah timur.

Ketidaksesuaian ini membuat matahari terbit sekitar pukul 7 pagi di Semenanjung Malaysia, dibandingkan dengan sekitar pukul 5.30 di Jakarta dan pukul 6 di Manila, di mana zona waktu lebih selaras dengan posisi geografis mereka.

Gagasan zona waktu bersama di ASEAN bukan hal baru; ide ini sempat mencuat sekitar satu dekade lalu dan sempat dibahas di kalangan menteri.

Menurut laporan ST, Singapura sangat mendukung konsep tersebut, menurut Menteri Luar Negeri K. Shanmugam, yang sebelumnya pernah mengusulkannya.

Isu ini kembali dibicarakan pada ASEAN Foreign Ministers’ Retreat di Kota Kinabalu pada 28 Januari 2015. Setelah pertemuan, Menteri Luar Negeri Malaysia saat itu, Anifah Aman, menyatakan bahwa zona waktu bersama bagi ibu kota ASEAN “merupakan ide yang layak dipertimbangkan”.

Ia menambahkan, hal ini sejalan dengan pembentukan Komunitas ASEAN yang terintegrasi dan bisa membantu koordinasi operasi penerbangan serta kegiatan pasar saham antarnegara anggota.

Beberapa pihak menekankan bahwa penerapan zona waktu bersama juga dapat mempermudah koordinasi antarinstansi pemerintah, terutama lembaga penegak hukum, dalam menjalankan tindakan dan prosedur.

Jelajahi
Ledakan di masjid Jember saat tarawih, satu warga alami gangguan pendengaran
Serangan air keras terhadap aktivis HAM picu kecaman dan tuntutan penyelidikan
Pertamina pastikan pasokan BBM tetap lancar ke daerah jelang lebaran
Jelang mudik lebaran 2026, pemerintah RI tingkatkan keamanan dan awasi jalur aman
ASEAN percepat skema berbagi minyak, kekhawatiran naik di Asia Pasifik atas gangguan pasokan energi
Gunung Merapi luncurkan dua awan panas pagi ini, status siaga tetap berlaku
Presiden Prabowo bertemu DEN bahas dampak konflik Timur Tengah atas ekonomi global
DPR setujui 5 pimpinan baru OJK periode 2026-2031
Kapolri terjunkan 161 ribu personel gabungan pastikan arus mudik dan balik Lebaran aman
Prabowo rencanakan Hashim Djojohadikusumo pimpin satgas pembiayaan taman nasional
Lebih dari 3 juta penumpang diprediksi mudik lewat Bandara Soekarno-Hatta
Karyawan Freeport tewas ditembak di area tambang Grasberg Papua
Prabowo tegaskan Indonesia tetap pegang politik bebas aktif di tengah konflik global
Panglima TNI tegaskan status siaga 1 bagian uji kesiapan pasukan
DPR uji kelayakan kandidat pimpinan OJK di tengah gejolak pasar global
Indonesia amankan kesepakatan rudal BrahMos dengan India, modernisasi pertahanan maritim
Bangladesh liburkan semua universitas untuk menghemat minyak di tengah krisis BBM
Indonesia perkuat produksi pangan di tengah tantangan iklim dan geopolitik global
Menteri ESDM: Pasokan BBM aman, harga Pertalite tetap hingga Idul Fitri
DPR nilai status Siaga 1 TNI sebagai langkah perkuat ketahanan nasional