Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Heni Hamidah, mengatakan para WNI tersebut akan diterbangkan menuju Jakarta dalam dua kloter.
“Diharapkan kloter pertama tiba di Jakarta pada Selasa sore,” kata Heni dalam keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta.
Menurut Heni, seluruh WNI yang saat ini berada di Baku dalam kondisi aman dan sehat sambil menunggu jadwal penerbangan kembali ke Indonesia. Pemerintah juga terus memantau setiap tahap proses evakuasi untuk memastikan kepulangan mereka berlangsung lancar dan selamat.
Evakuasi melalui Azerbaijan
Proses evakuasi WNI dari Iran dimulai secara bertahap sejak Jumat (6/3). Pada tahap pertama, para WNI dipindahkan dari Iran menuju Azerbaijan sebelum melanjutkan penerbangan ke Indonesia.
Heni menjelaskan bahwa rencana evakuasi disusun dengan mempertimbangkan perkembangan situasi keamanan di lapangan, termasuk penentuan jalur yang paling aman. Penentuan rute tersebut dilakukan melalui koordinasi antara Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran dan KBRI di Baku.
“Jalur evakuasi akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan dan ditentukan oleh rekan-rekan di KBRI Teheran dan KBRI Baku,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri RI Sugiono sebelumnya menyampaikan bahwa para WNI yang dievakuasi harus menempuh perjalanan darat sekitar 10 jam dari Iran menuju Baku sebelum melanjutkan penerbangan ke Indonesia.
KBRI Teheran juga terus berkomunikasi dengan para WNI yang masih berada di Iran, baik yang menetap maupun yang sedang berkunjung, untuk memastikan keselamatan mereka selama situasi keamanan masih berkembang.











