Pemerintah Meksiko akan membangun superkomputer dengan kapasitas pemrosesan tujuh kali lebih besar dibanding komputer paling kuat di Amerika Latin saat ini, menurut para pejabat yang menangani proyek tersebut, Rabu.
Dinamai Coatlicue—merujuk pada dewi dalam mitologi Aztec yang melambangkan sumber kekuatan dan kehidupan—komputer ini akan memiliki kapasitas pemrosesan 314 petaflops.
“Kami ingin ini menjadi superkomputer publik, superkomputer untuk rakyat,” kata Presiden Claudia Sheinbaum kepada wartawan.
Saat ini tengah berlangsung perlombaan global untuk membangun superkomputer yang semakin cepat guna bekerja bersama sistem kecerdasan buatan (AI).
Amerika Serikat masih memimpin, tetapi Eropa dan Jepang juga memiliki model yang masuk dalam 10 besar, menurut pemeringkatan industri komputasi berkinerja tinggi.
Satu petaflop setara dengan 1.000 triliun kalkulasi per detik, atau 10 pangkat 15.
Pegaso, superkomputer milik swasta di Brasil, saat ini berada di peringkat teratas di Amerika Latin dengan kapasitas 42 petaflops.

Penggunaan publik, riset, dan prioritas nasional
Pembangunan Coatlicue akan dimulai pada Januari dan berlangsung selama 24 bulan dengan total biaya enam miliar peso (US$326,6 juta), kata Jose Merino, Direktur Badan Transformasi Digital Meksiko.
Ia menambahkan bahwa superkomputer tersebut terutama digunakan untuk menyelesaikan persoalan publik yang membutuhkan kapasitas komputasi tinggi, seperti prediksi iklim, perencanaan tanam dan panen, serta proyek air, minyak, dan energi.
Coatlicue juga akan dimanfaatkan untuk penelitian ilmiah dan mendukung proyek kewirausahaan, di antara berbagai penggunaan lainnya.
Namun model Meksiko ini masih belum dapat menandingi deretan superkomputer paling kuat di dunia, yang dikenal sebagai komputer eksaskala, dipimpin oleh El Capitan.
Dioperasikan oleh Lawrence Livermore National Laboratory di Amerika Serikat, El Capitan memiliki kapasitas pemrosesan 1,809 eksaflops, atau kuintilun kalkulasi per detik (10 pangkat 18).
Eropa baru-baru ini meluncurkan pesaingnya, Jupiter, yang ditempatkan di Jerman bagian barat dan mampu melakukan setidaknya satu kuintilun kalkulasi per detik—setara dengan kemampuan sekitar satu juta ponsel pintar.













