DUNIA
2 menit membaca
"Kami tidak ingin mati demi Israel": Tentara AS ragu dan menolak ditempatkan ke Iran
Rasa takut, kelelahan, dan ketidakpercayaan meningkat diantara para tentara AS terhadap rencana perang melawan Iran semakin meningkat.
"Kami tidak ingin mati demi Israel": Tentara AS ragu dan menolak ditempatkan ke Iran
"Kami tidak ingin mati demi Israel": Tentara AS ragu dan menolak ditempatkan ke Iran. / AP
11 jam yang lalu

Di kalangan personel militer Amerika Serikat muncul keraguan yang semakin kuat terkait konflik yang terus berlangsung terhadap Iran, demikian laporan media lokal baru-baru ini.

Dengan perang AS-Israel terhadap Iran yang memasuki minggu keempat dan pasukan tambahan dikirim ke kawasan, sebagian anggota militer AS menyatakan kekhawatiran atas kemungkinan perkembangan yang memburuk, termasuk kemungkinan operasi darat.

Menurut beberapa pihak di militer AS, operasi darat disebut sebagai “bencana total.”

“Operasi darat akan menjadi bencana total… kami tidak punya rencana untuk itu. Kami bahkan tidak bisa sepenuhnya melindungi satu pun pangkalan di kawasan ini,” kata seorang anggota militer kepada HuffPost.

Anggota militer aktif dan cadangan melaporkan peningkatan stres, kerentanan, dan kekecewaan. Beberapa dari mereka mempertimbangkan untuk meninggalkan dinas.

TerkaitTRT Indonesia - Perang Iran dan keraguan yang semakin besar tentang perlindungan AS

“Kami tidak ingin mati demi Israel”

Mereka menyoroti ketiadaan rencana yang jelas dan perlindungan yang memadai, serta menunjukkan dampak serangan rudal dan drone yang telah menewaskan 13 orang dan melukai lebih dari 230.

“Kami tidak ingin mati demi Israel — kami tidak ingin menjadi bidak politik,” ujar salah satu sumber yang mengutip pernyataan para anggota militer.

Beberapa anggota militer menyatakan keengganan untuk terlibat dalam konflik, menekankan bahwa mereka tidak ingin menjadi “bidak politik” negara Yahudi itu.

Organisasi yang bekerja dengan personel militer mencatat lonjakan tajam permintaan pembebasan dari dinas atas dasar keyakinan — menurut data mereka, jumlah permintaan semacam itu meningkat berkali-kali lipat dalam sebulan terakhir.

“Saya telah membagikan informasi tentang penolakan dinas atas dasar keyakinan enam kali dalam dua minggu terakhir — saya bertugas di militer hampir 20 tahun dan ini belum pernah terjadi,” kata salah satu anggota cadangan.

Meskipun ada ketidakpuasan, tidak ada tanda-tanda pengunduran diri massal dari angkatan bersenjata. Namun sumber-sumber mencatat kombinasi rasa jengkel dan kepasrahan di antara personel.

TerkaitTRT Indonesia - Perang AS-Israel terhadap Iran tidak akan menghasilkan 'kemenangan mutlak' bagi pihak mana pun, kata ahli

Salah satu penyebab turunnya moral disebutkan adalah ketiadaan alasan yang jelas untuk konflik dan perasaan bahwa personel ditempatkan dalam risiko tanpa tujuan strategis yang nyata.

Ketegangan tambahan timbul dari perubahan situasi di negara-negara Teluk, yang sebelumnya dianggap aman untuk penempatan. Iran telah melancarkan serangan terhadap instalasi militer AS yang menyebabkan rasa aman menurun dan komando menghadapi kesulitan dalam merespons ancaman baru.

“Sebelumnya bahkan tak terpikirkan bahwa wilayah ini bisa menjadi zona pertempuran,” kata seorang mantan militer.

Keraguan juga meningkat terkait strategi yang lebih luas dan peran AS di kawasan.

Beberapa mengaitkan kekhawatiran mereka dengan serangan terbaru yang menimbulkan korban sipil dalam jumlah besar, serta dengan arah kepemimpinan militer yang menimbulkan pertanyaan bagi bagian signifikan warga AS.

SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Indonesia tetapkan Idul Fitri 2026 pada 21 Maret, sebagian Muslim rayakan lebih awal
PMI pertimbangkan kirim bantuan medis ke Iran di tengah krisis kesehatan
'Eskalasi akan dibalas eskalasi': Menlu Arab Saudi beri sinyal kemungkinan respons militer ke Iran
Pakistan dan Afghanistan sepakat gencatan senjata dan hentikan operasi selama Idul Fitri
Israel berencana untuk menduduki desa-desa di selatan Lebanon, kata media Israel
Seberapa besar dampak tewasnya Ali Larijani bagi Iran?
Pentagon ajukan dana darurat lebih dari $200 miliar untuk perang Iran
Trump mengaku tidak tahu, kecam serangan Israel ke ladang gas South Pars Iran
Mantan kepala kontraterorisme AS diselidiki FBI usai klaim Israel dorong AS ke perang Iran: laporan
Drone tak dikenal terdeteksi di atas pangkalan militer AS yang dihuni Rubio dan Hegseth: laporan
Lebih dari 200 pakar Ukraina dikirim ke Timur Tengah untuk melawan drone Iran — Zelenskyy
China dan AS tetap buka saluran komunikasi sementara Trump tunda kunjungan ke Beijing
CAF cabut gelar AFCON terbaru Senegal, tetapkan Maroko sebagai Champion
Indonesia pertimbangkan impor minyak Rusia di tengah krisis pasokan dan lonjakan harga global
Iran berjanji balas atas pembunuhan kepala keamanan Larijani
Hampir 90 kapal melewati Selat Hormuz saat Iran terus mengekspor minyak meski perang
Iran membalas serangan Israel dan negara-negara Teluk menyusul pembunuhan Larijani, sementara Israel menyerang Beirut
Pemerintah tunda pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza
Pakistan dan Afghanistan memanas usai serangan di Kabul, China menyerukan penahan diri
Perang AS-Israel terhadap Iran tidak akan menghasilkan 'kemenangan mutlak' bagi pihak mana pun, kata ahli