PERANG GAZA
2 menit membaca
Utusan Palestina desak PBB untuk mendukung perintah penangkapan ICC dan mengakhiri impunitas Israel
Utusan Palestina untuk PBB, Loureen Sayej, mengatakan bahwa surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu dan Gallant adalah "awal dari jalan untuk mengakhiri impunitas Israel."
Utusan Palestina desak PBB untuk mendukung perintah penangkapan ICC dan mengakhiri impunitas Israel
Pada hari Selasa, Ketua ICC Hakim Tomoko Akane mendesak anggota PBB untuk menegakkan Statuta Roma dan melaksanakan surat perintah penangkapan. / Reuters
12 November 2025

Seorang utusan Palestina di PBB meminta negara-negara anggota untuk mendukung Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) dan memastikan pertanggungjawaban atas puluhan tahun kejahatan yang dilakukan terhadap rakyat Palestina.

Dalam pidatonya di Majelis Umum PBB pada hari Selasa, Loureen Sayej, diplomat dan penasihat hukum pada Misi Negara Palestina untuk PBB, mengatakan bahwa “para penjahat perang seharusnya menjadi pihak yang dikenai sanksi,” sementara jaksa, hakim, dan personel PBB yang menegakkan keadilan “harus dilindungi dan diamankan.”

“Penjahat perang tidak seharusnya dirayakan atau disambut, dan korban kejahatan kebiadaban tidak seharusnya dihukum karena menuntut keadilan yang menjadi hak mereka,” tambahnya.

Sayej menggambarkan surat perintah penangkapan ICC terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant sebagai “awal dari jalan untuk mengakhiri impunitas Israel,” dengan mengatakan pengadilan “menerapkan hukum” dan “telah menjalankan perannya untuk mempertanggungjawabkan pelaku kejahatan.”

“Putusan itu bukan putusan Palestina tetapi putusan universal, putusan hukum,” tegasnya.

TerkaitTRT Indonesia - Sedikitnya 6.000 warga Palestina jalani amputasi sejak awal perang Israel: Otoritas Gaza

77 tahun tanpa pertanggungjawaban

Ia menuduh pejabat Israel bertindak dengan impunitas selama lebih dari tujuh dekade, menyebutkan “pendudukan ilegal, pencaplokan, penyiksaan, permukiman, apartheid, pembunuhan sistematis dan penahanan massal” dan menuduh bahwa mereka “mengira akan lolos dari tuduhan genosida.”

“Selama 77 tahun, tidak ada satu pun pejabat Israel yang dimintai pertanggungjawaban atas kejahatan terhadap rakyat Palestina. Ke mana lagi kami harus pergi jika bukan ke ICC, jalan terakhir kami?

“Namun kami tidak akan membiarkannya,” tegasnya.

Sayej mendesak komunitas internasional dan negara-negara anggota ICC untuk mendukung serta melindungi masyarakat sipil Palestina dan memastikan akses korban terhadap keadilan.

“Negara Palestina akan terus bekerja sama dengan ICC demi semua korban dan demi keadilan internasional,” katanya.

Sebelumnya pada hari Selasa, Hakim Tomoko Akane, presiden ICC, mendesak negara-negara anggota PBB untuk menegakkan kewajiban mereka berdasarkan Statuta Roma dan membantu pelaksanaan surat perintah penangkapan yang masih belum dieksekusi.

Menyampaikan Laporan Tahunan ICC 2025 kepada PBB, Akane memberitahu Majelis Umum PBB bahwa 33 surat perintah penangkapan yang diketahui publik masih belum dieksekusi.

SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Gaya bahasa ganda dunia Barat memungkinkan Israel memperkuat pendudukan Tepi Barat
Penyelidikan: Israel gunakan senjata yang membuat ribuan warga Palestina 'lenyap ke udara' di Gaza
Ratusan orang berunjuk rasa di luar parlemen Australia menentang kunjungan presiden Israel
Indonesia akan menjadi pasukan ISF pertama yang capai Gaza dibawah BOP
Indonesia tegaskan komitmen perdamaian Gaza dengan Solusi Dua Negara
Ketika membakar rumah-rumah tidak lagi dianggap sebagai terorisme di Tepi Barat yang diduduki
Israel melakukan serangan mematikan di seluruh Gaza  di tengah gencatan senjata
Antara tumor dan trauma, pasien sakit di Gaza menghadapi perang di luar garis depan
Prabowo diundang ke KTT perdana Board of Peace (BoP) di AS, juga incar kesepakatan dagang
Indonesia siapkan 8.000 prajurit untuk misi penjaga perdamaian di Gaza
Indonesia, Türkiye dan negara muslim lainnya kecam keras langkah Israel di Tepi Barat yang diduduki
UNRWA: Israel terus memblokir pengiriman bantuan ke Gaza
UNRWA terpaksa pangkas layanan hingga 20 persen akibat krisis dana yang parah
Indonesia tinjau penggunaan anggaran pertahanan untuk misi Board of Peace
Prabowo tekankan diplomasi realistis di Board of Peace, soroti opsi sesuai kepentingan nasional
Israel membuka kembali penyeberangan Rafah untuk sejumlah pasien Gaza terbatas
Indonesia siap mundur dari “Board of Peace” AS jika tak dorong kemerdekaan Palestina
Dalam gelap Gaza, warga Palestina bertahan dengan kecerdikan untuk menyalakan hidup
Israel membuka kembali penyeberangan Rafah untuk sejumlah pasien Gaza terbatas
Pemerintah Indonesia siap berdialog dengan MUI soal keanggotaan Dewan Perdamaian Gaza