Belajar dari Türkiye, Nigeria perkuat strategi jangka panjang melawan terorisme
Kunjungan resmi Presiden Nigeria Bola Ahmed Tinibu ke Ankara. / AA
Belajar dari Türkiye, Nigeria perkuat strategi jangka panjang melawan terorisme
Abuja mulai beralih ke pendekatan kontra-terorisme yang lebih terintegrasi dan berjangka panjang dengan mengadopsi pengalaman, teknologi pertahanan canggih, serta doktrin operasional Türkiye demi meningkatkan keamanan nasional.
1 Februari 2026

Türkiye dan Nigeria pekan ini menandatangani kesepakatan untuk meningkatkan kerja sama militer, menandai penyesuaian strategis dalam perjuangan panjang Abuja melawan terorisme yang selama ini melumpuhkan sejumlah wilayah di negara Afrika tersebut.

Protokol Kerja Sama Militer yang mencakup berbagi intelijen menjadi salah satu dari sembilan perjanjian yang diteken Ankara dan Abuja dalam kunjungan Presiden Nigeria Bola Ahmed Tinubu ke Türkiye baru-baru ini.

Menteri Pertahanan Nigeria Christopher Musa menyebut kunjungan tersebut sebagai penegasan komitmen Abuja untuk memperkuat Angkatan Bersenjata Nigeria dalam menghadapi terorisme, kelompok bersenjata yang secara lokal dikenal sebagai “bandit”, serta ancaman keamanan lainnya.

“Pemerintahan ini berkomitmen membekali angkatan bersenjata dengan kemampuan, kemitraan, dan teknologi yang tepat,” ujar Musa, seraya menekankan bahwa kerja sama dengan Türkiye dirancang untuk menghasilkan dampak operasional nyata, bukan sekadar diplomasi simbolik.

Presiden Recep Tayyip Erdogan menegaskan komitmen Türkiye untuk terus mendukung Nigeria dalam memerangi terorisme. Ia menyampaikan bahwa kedua negara telah meninjau peluang kerja sama yang lebih dalam, termasuk pelatihan militer bersama, pertukaran intelijen, dan kolaborasi industri pertahanan.

“Kami berdiri bersama rakyat Nigeria yang bersaudara dalam perjuangan melawan terorisme. Kami juga meninjau peluang kerja sama yang lebih erat dalam pelatihan militer dan intelijen,” kata Erdogan.

“Kami siap berbagi pengalaman luas Türkiye dalam kontra-terorisme,” tambahnya, sembari memperingatkan bahwa jaringan teroris—terutama di kawasan Sahel Afrika—menjadi ancaman yang kian serius bagi stabilitas regional.

Kerja sama keamanan antara kedua negara ini dipandang para analis sebagai penyesuaian ulang strategi kontra-terorisme Nigeria, dari pendekatan yang terfragmentasi menuju kerangka keamanan yang lebih terintegrasi, berbasis doktrin, dan berkelanjutan.

Perkembangan terbaru ini terjadi hanya sebulan setelah militer Amerika Serikat melancarkan serangan ke kamp-kamp kelompok Daesh dan jaringan teror terkait di wilayah barat laut Nigeria.

Penguatan kapasitas institusional

Para analis keamanan menilai nilai utama pengalaman Türkiye tidak semata terletak pada perangkat keras militer, melainkan pada penguatan kapasitas institusional.

“Kerja sama kedua negara sebenarnya sudah cukup mapan, dengan Nigeria mengoperasikan drone tempur Bayraktar TB2 dan helikopter T129 ATAK,” ujar pakar keamanan Nigeria Kabiru Adamu kepada TRT World.

“Fase kerja sama saat ini mempertajam lima prioritas utama: pelatihan bersama, berbagi intelijen, kolaborasi kontra-terorisme, pertukaran teknologi pertahanan, serta akses ke platform canggih.”

Perubahan doktrin ini dinilai krusial bagi Nigeria, di mana upaya kontra-terorisme kerap terkendala lemahnya koordinasi antara intelijen, operasi lapangan, dan respons krisis.

“Model kontra-terorisme Türkiye dibangun dengan menyatukan siklus intelijen, perencanaan operasi, dan manajemen krisis dalam satu kerangka,” kata pakar kebijakan Türkiye dari lembaga pemikir SETA, Tunc Demirtas, kepada TRT World. Pendekatan ini membantu menggeser operasi dari reaksi yang “terfragmentasi dan sporadis” menuju doktrin bersama dan narasi strategis yang lebih solid.

Menurut Demirtas, program pelatihan bersama, pendidikan tingkat komando, serta latihan gabungan memberi Nigeria cara untuk menjadikan pengalaman lapangan Türkiye “nyata dan terukur” dalam menghadapi kelompok teror seperti Daesh dan afiliasinya, Boko Haram.

Pengalaman yang kaya

Peneliti independen Kenan Toprak menyoroti keberhasilan operasional Türkiye di Irak utara serta dalam menekan kelompok teror YPG/PKK melalui serangkaian operasi.

Pengalaman tersebut, ujarnya kepada TRT World, dapat memberi Nigeria “keunggulan strategis dan taktis yang krusial”, sekaligus memungkinkan pendekatan kontra-terorisme yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Toprak menegaskan bahwa dukungan Ankara dirancang untuk jangka panjang.

Komitmen Presiden Erdogan untuk memperdalam kerja sama di bidang pelatihan, intelijen, dan industri pertahanan, menurutnya, “menunjukkan bahwa hubungan ini dibangun bukan atas dasar taktik jangka pendek, melainkan visi strategis jangka panjang”.

Di luar pelatihan, kerja sama juga diperkirakan mencakup penyediaan peralatan canggih serta pelatihan khusus dalam operasi kontra-pemberontakan dan perang perkotaan, yang secara signifikan akan meningkatkan efektivitas tempur pasukan Nigeria.

Tonggak penting dalam perkembangan ini adalah Perjanjian Pelatihan Militer dan Intelijen 2026 yang ditandatangani Menteri Pertahanan Musa, sebagai kelanjutan dari Perjanjian Kerja Sama Industri Pertahanan 2021.

Jika kesepakatan 2021 berfokus pada pengadaan—seperti UAV Bayraktar TB2, helikopter T129 ATAK, dan kapal patroli lepas pantai—maka perjanjian 2026 menandai pergeseran menuju operasi keamanan yang lebih terintegrasi.

Kesepakatan tersebut memungkinkan pakar Türkiye melatih Pasukan Khusus Nigeria serta membuka akses berbagi intelijen satelit untuk memantau kelompok teroris.

Protokol ini juga merancang pembentukan “jembatan intelijen” langsung antara Badan Intelijen Nasional Nigeria (NIA) dan Organisasi Intelijen Nasional Türkiye (MİT), dengan tujuan melacak aliran senjata ilegal di kawasan Sahel dan Danau Chad, serta memantau aktivitas digital jaringan teroris.

Modul pelatihan khusus bagi Angkatan Udara Nigeria terkait pengoperasian UAV tingkat lanjut di medan kompleks semakin menegaskan kedalaman kerja sama kedua negara.

Secara keseluruhan, para analis menilai kemitraan Ankara–Abuja mencerminkan model kerja sama keamanan Selatan–Selatan yang kian matang, menggabungkan kemampuan militer, reformasi institusional, dan keselarasan strategis.

Dengan memadukan alih teknologi, pelatihan, integrasi intelijen, serta pengembangan kapasitas lokal, Nigeria berpeluang memperkuat efektivitas operasional sekaligus stabilitas keamanan jangka panjang dalam perang melawan terorisme.

SUMBER:TRT World
Jelajahi
Mengapa penguasaan kuburan Suleyman Shah oleh tentara Suriah penting bagi Türkiye?
Türkiye-Uzbekistan perdalam keselarasan strategis melalui peningkatan negosiasi
Presiden Erdogan menyambut gencatan senjata di Suriah, desak penyelesaian jangka panjang
Türkiye sambut gencatan dan integrasi penuh di Suriah, tonggak penting untuk 'kawasan bebas teror'
Türkiye bergabung dengan perjanjian perlindungan lautan global utama yang mulai berlaku
Menlu Türkiye dan Iran lakukan dua panggilan 24 jam terakhir di tengah eskalasi ketegangan regional
Bagaimana Türkiye mengubah tekanan ekonomi global menjadi rekor ekspor
Plan-S meningkatkan jaringan satelit IoT Türkiye dengan empat peluncuran baru
Presiden Erdogan terima Menlu dan Menhan RI di Istanbul usai pertemuan 2+2 di Ankara
Indonesia-Türkiye pererat hubungan strategis, dagang dan pertahanan dalam pertemuan menteri 2+2
Türkiye kecam dan menuntut keadilan usai serangan terhadap sekolah minoritas Turki di Yunani
Indonesia dan Türkiye evaluasi kerja sama pertahanan dan ekonomi di Ankara
PM Malaysia Anwar Ibrahim di Türkiye untuk pembicaraan strategis
Meluasnya jejak Türkiye dan kepentingan strategis yang semakin meningkat di Indo-Pasifik
Di bawah langit putih: Salju menyambut 2026 dengan harapan baru di seluruh Türkiye
Puluhan ribu warga di Istanbul gelar aksi solidaritas dengan Palestina
Erdogan puji pencapaian industri pertahanan Türkiye dalam pidato Tahun Baru kepada militer
2025, tahun di mana permainan jangka panjang Türkiye membuahkan hasil
Drone tempur Türkiye KIZILELMA catat sejarah penerbangan formasi otonom pertama di dunia
2025 in Review: Tahun di mana resolusi Türkiye bebas teror mulai menjadi kenyataan