TÜRKİYE
2 menit membaca
Menjaga Türkiye keluar dari 'lubang api' regional menjadi prioritas utama: Erdogan
Presiden Türkiye Recep Tayyip Erdogan berjanji tidak akan terseret oleh “provokasi” setelah NATO mencegat rudal ketiga yang ditembakkan dari Iran.
Menjaga Türkiye keluar dari 'lubang api' regional menjadi prioritas utama: Erdogan
"Türkiye mengambil langkah-langkah yang diperlukan terhadap semua ancaman yang melanggar wilayah udaranya" ujarnya. / AA
4 jam yang lalu

Menjaga Türkiye tetap berada di luar konflik regional yang kian meluas menjadi prioritas utama pemerintah, kata Presiden Türkiye Recep Tayyip Erdogan, seraya memperingatkan adanya provokasi yang bertujuan menyeret negaranya ke dalam perang.

“Menjauhkan negara kita dari kobaran konflik ini adalah prioritas utama,” ujar Erdogan pada Jumat. Ia menegaskan Ankara bertindak dengan “sangat hati-hati menghadapi berbagai rencana, jebakan, dan provokasi yang bertujuan menyeret negara kita ke dalam perang.”

Pernyataan itu disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan kawasan setelah serangan terhadap Iran dan balasan serangan dari Teheran, sementara NATO mencegat rudal ketiga yang ditembakkan dari Iran menuju Türkiye.

Presiden Türkiye itu mengatakan Türkiye telah mengambil langkah terhadap ancaman yang menargetkan wilayahnya dan akan terus mempertahankan ruang udaranya.

“Türkiye mengambil langkah-langkah yang diperlukan terhadap semua ancaman yang melanggar wilayah udaranya, seperti yang kami lakukan tadi malam,” katanya.

Peringatan soal ketegangan sektarian

Erdogan juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap upaya memicu perpecahan sektarian dan etnis di tengah krisis yang sedang berlangsung.

Ia memperingatkan bahwa ketegangan semacam itu bisa saja sengaja diprovokasi di tengah serangan yang menargetkan Iran serta ketidakstabilan kawasan yang lebih luas.

“Warga negara kita harus berhati-hati terhadap ketegangan sektarian dan etnis yang mungkin dipicu,” ujarnya.

Presiden menambahkan bahwa dinamika geopolitik yang terus berkembang menuntut Türkiye untuk bergerak lebih cepat dan strategis.

“Kita sedang memasuki era baru di mana kita harus meningkatkan kecepatan, menjadi lebih lincah, dan lebih proaktif,” katanya.

‘Hati nurani kemanusiaan’

Erdogan juga mengkritik respons internasional yang dianggap selektif terhadap berbagai krisis kemanusiaan, khususnya di Gaza.

Menurutnya, sejumlah negara menutup mata terhadap penindasan dan genosida, sementara yang lain secara terbuka mendukung pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kekerasan.

“Penderitaan anak-anak Palestina dan Suriah yang menjadi yatim bahkan mendapat perhatian lebih sedikit dibanding seekor penguin sendirian di dunia maya yang dipenuhi hati nurani palsu,” katanya.

“Di dunia yang dilanda krisis hati nurani, kita semua bersatu dalam upaya memastikan bahwa Türkiye dapat menjadi hati nurani bagi kemanusiaan,” tambah Erdogan.

SUMBER:TRT World