TÜRKİYE
2 menit membaca
Isu ‘pembantaian’ Israel di Gaza akan jadi agenda utama pidato PBB: Erdogan
Presiden Turkiye Erdogan berharap semakin banyaknya negara yang mengakui Palestina akan “mempercepat penerapan solusi dua negara”.
Isu ‘pembantaian’ Israel di Gaza akan jadi agenda utama pidato PBB: Erdogan
Presiden Erdogan berbicara kepada wartawan saat tiba di New York. / AA

Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan mengatakan pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB (UNGA) akan menyoroti “pembantaian” Israel di Gaza, sambil menyerukan tindakan mendesak untuk melindungi warga Palestina dan mendorong solusi dua negara.

Berbicara di Bandara Ataturk Istanbul sebelum berangkat ke New York pada Minggu, Erdogan mengatakan: “Dalam pidato saya di PBB, saya akan menyuarakan penuntutan di Gaza, serta upaya Turkiye untuk menjaga stabilitas di kawasan.”

Ia menegaskan Sidang Umum PBB tahun ini akan berbeda dari sebelumnya karena “banyak negara akan mengakui Negara Palestina.”

Setibanya di Pusat Turkiye (Türkevi) di New York, Erdogan mengatakan kepada wartawan bahwa pertemuannya dengan Presiden Suriah Ahmed al Sharaa di sela-sela sidang, serta dengan Presiden AS Donald Trump di Washington, adalah “sangat penting” karena menyangkut wilayah tersebut.

“Bagi kami, setiap langkah yang diambil di Timur Tengah sangat vital, dan tentu saja kami perlu membahas hal ini dengan Presiden Trump,” tambahnya.

Erdogan menyatakan harapannya bahwa semakin banyaknya pengakuan terhadap Palestina akan “mempercepat penerapan solusi dua negara,” seraya menambahkan bahwa hak dan keamanan warga Turkiye Siprus juga akan menjadi bagian dari agendanya.

Ia mengatakan akan bertemu Trump selama sidang untuk membahas kerja sama di bidang perdagangan dan industri pertahanan, sembari menekankan bahwa “struktur PBB saat ini tidak cukup untuk memenuhi tanggung jawabnya.”

“Dalam pertemuan kami, kami akan membahas isu-isu yang bertujuan memperkuat kerja sama bilateral, dengan fokus pada perdagangan, investasi, dan industri pertahanan. Isu regional akan menjadi prioritas agenda kami,” ujarnya mengenai pertemuan mendatang dengan Trump.

Presiden Turkiye itu juga mengatakan akan bertemu al Sharaa dan Menteri Luar Negeri Asaad Al Shaibani di New York, menandai pertama kalinya dalam beberapa dekade kepemimpinan Suriah diwakili di Sidang Umum PBB.

“Saudara-saudara kami di Suriah telah membayar harga yang sangat mahal demi kebebasan mereka. Kami berharap UNGA akan berkontribusi bagi kebebasan Suriah,” katanya, seraya menambahkan bahwa Turkiye menginginkan “perdamaian di setiap jengkal wilayah kami.”

Di New York, Erdogan juga akan bertemu dengan warga Turkiye yang tinggal di AS, serta secara terpisah mengadakan pertemuan dengan perwakilan lembaga think tank dan tokoh terkemuka komunitas bisnis AS.

SUMBER:TRT World
Jelajahi
Rudal KHAN buatan Türkiye perkuat pertahanan perbatasan Indonesia di Kalimantan Timur
Türkiye sampaikan duka atas korban gempa di Indonesia, jumlah korban tewas mencapai 51
Dalam gambar: Türkiye menerangi kota untuk merayakan pakta pertahanan trilateral Mekah
TÜRKİYE–ASEAN perkuat kerja sama manajemen bencana
AFAD Türkiye dan AHA Centre ASEAN sepakati kerja sama manajemen bencana di Bandung
Indonesia–Türkiye perkuat kerja sama ketenagakerjaan, komisi bersama perdana digelar di Jakarta
Türkiye target perluas jejak dagang di ASEAN usai raih status mitra dialog
Sekjen ASEAN dan Wamenlu Türkiye bahas peluang kerja sama setelah resmi jadi Mitra Dialog
Presiden Erdogan: Perlawanan 15 Juli tak tertandingi dalam sejarah demokrasi global
Indonesia dan Türkiye perkuat kerja sama media dan komunikasi strategis di Jakarta
Peringatan kudeta gagal 15 Juli digelar di Jakarta, panel soroti ketahanan demokrasi Türkiye
Sepuluh tahun, sepuluh suara: Bagaimana kudeta 15 Juli tetap berada di hati warga negara Türkiye
10 tahun setelah kudeta gagal, Erdogan: Türkiye kini lebih kuat dan bersatu
Peristiwa 15 Juli membuktikan Türkiye tidak akan pernah tunduk pada teroris: Menlu Fidan
Erdogan: Gagalnya kudeta 2016 menjadi "deklarasi kemerdekaan" bagi Abad Türkiye
Upaya kudeta yang digagalkan pada 15 Juli: Korban FETO 253 tewas
Kegagalan upaya kudeta 2016 bentuk masa depan Türkiye: Burhanettin Duran
Türkiye peringati 10 tahun kegagalan kudeta 15 Juli, kata Yilmaz
Türkiye menandai 10 tahun upaya kudeta FETO yang gagal
Mehter: Grup musik militer era Ottoman Türkiye dan mengapa menjadi tema konferensi NATO di Ankara