PERANG GAZA
2 menit membaca
Kepala PBB desak Israel patuhi putusan Mahkamah Internasional soal kewajibannya di wilayah Palestina
'Dampak dari pendapat ini akan menjadi penentu untuk memperbaiki situasi tragis di Gaza,' kata Antonio Guterres.
Kepala PBB desak Israel patuhi putusan Mahkamah Internasional soal kewajibannya di wilayah Palestina
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menghadiri wawancara di markas besar PBB di New York City, AS. / Reuters

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada hari Rabu menyambut baik klarifikasi terbaru dari Mahkamah Internasional (ICJ) mengenai kewajiban hukum Israel di wilayah Palestina yang diduduki.

“Sekretaris Jenderal menyambut baik Pendapat Penasehat yang dikeluarkan hari ini oleh Mahkamah Internasional, yang menegaskan kembali beberapa kewajiban mendasar Israel di bawah hukum internasional,” kata juru bicaranya, Stephane Dujarric, dalam sebuah pernyataan.

Guterres “sangat mendesak Israel untuk mematuhi kewajibannya terkait kehadiran dan aktivitas Perserikatan Bangsa-Bangsa serta aktor kemanusiaan lainnya di Wilayah Palestina yang Diduduki sesuai dengan Pendapat Penasehat tersebut,” tambah Dujarric.

TerkaitTRT Indonesia - JD Vance 'optimis' soal gencatan senjata Gaza akan bertahan setelah pertemuan dengan Netanyahu

Sekretaris Jenderal PBB terus menekankan bahwa semua pihak harus mematuhi kewajiban mereka di bawah hukum internasional setiap saat, termasuk hukum humaniter internasional dan hukum hak asasi manusia internasional, tambahnya.

Dujarric mengatakan bahwa Sekretaris Jenderal akan “segera menyampaikan Pendapat Penasehat tersebut kepada Majelis Umum, yang telah meminta nasihat dari Pengadilan,” seraya menambahkan bahwa keputusan lebih lanjut mengenai tindakan yang mungkin diambil terkait hal ini berada di tangan Majelis Umum.

“Perserikatan Bangsa-Bangsa akan terus memberikan bantuan kemanusiaan kepada penduduk di Wilayah Palestina yang Diduduki. Dampak dari pendapat ini akan menjadi penentu untuk memperbaiki situasi tragis di Gaza,” tambahnya.

Guterres kembali menyerukan untuk membangun jalur politik yang kredibel menuju penghentian pendudukan, yang mengarah pada solusi dua negara, dengan Israel dan Palestina hidup berdampingan dalam damai dan keamanan dalam batas-batas yang aman dan diakui berdasarkan garis pra-1967, dengan Yerusalem sebagai ibu kota kedua negara – sesuai dengan hukum internasional, resolusi PBB, dan perjanjian terkait lainnya.

Pernyataan ini muncul setelah ICJ memutuskan pada hari Rabu bahwa Israel diwajibkan di bawah Konvensi Jenewa untuk menyetujui dan memfasilitasi skema bantuan yang disediakan oleh negara ketiga dan kelompok kemanusiaan yang netral, termasuk Komite Internasional Palang Merah (ICRC) dan badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA), untuk memastikan bahwa bantuan yang memadai sampai ke Gaza.

SUMBER:AA
Jelajahi
Enam bulan setelah gencatan senjata, serangan Israel terus berlanjut
Menteri sayap kanan Israel kecam kanselir Jerman soal peringatan aneksasi ilegal Tepi Barat
Gaza hadapi kekurangan tepung parah, pasokan jauh di bawah kebutuhan
Israel membunuh 5 warga Palestina, termasuk siswa kelas 3, dalam serangan di Gaza
Negara-Arab kecam keras penyerbuan menteri ekstremis Israel ke Masjid Al-Aqsa
Palestina menyerukan aksi dan sanksi internasional usai serangan mematikan pemukim ilegal Israel
Ribuan massa di Jakarta desak pembukaan Al-Aqsa, soroti hukuman mati Israel untuk warga Palestina
UU hukuman mati baru Israel ungkap bagaimana sistem hukum sangat diskriminatif menargetkan Palestina
Para menteri Arab dan negara Muslim peringatkan UU hukuman mati Israel dapat memicu ketegangan
Indonesia desak Israel cabut UU hukuman mati bagi tahanan palestina
Kecaman global menyusul pemungutan suara Knesset Israel untuk mewajibkan hukuman mati bagi tahanan Palestina
Indonesia, tujuh negara kecam pembatasan ibadah agama oleh Israel di Yerusalem Timur yang diduduki
Ekonomi Israel menderita kerugian US$57 miliar dari dua tahun genosida Gaza
Prabowo bantah Indonesia berkomitmen Rp17 triliun untuk Dewan Perdamaian Gaza (BoP)
Tentara Israel menahan 15 warga Palestina dalam serangan di Tepi Barat, pekerja diserang dekat Yerusalem
Tentara Israel dilaporkan menyiksa anak berusia satu tahun di Gaza untuk memaksa pengakuan dari ayahnya
Pembatasan bantuan Israel memperburuk krisis bagi perempuan dan anak di Gaza — para ahli PBB
'Kami mati dalam keheningan' — Israel menyiksa Palestina saat fokus beralih dari Gaza ke perang Iran
PBB memulai penyelidikan atas serangan terhadap sekolah di Iran yang menewaskan 168 anak
Malaysia kecam Israel usai penutupan Masjid Al-Aqsa selama Ramadan, desak tekanan internasional