Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Türkiye, Alparslan Bayraktar, mengumumkan bahwa Türkiye berencana meresmikan kesepakatan energi baru dengan Pakistan yang mencakup eksplorasi minyak dan gas baik di darat maupun di laut.
Bayraktar mengatakan pada hari Rabu bahwa ia akan melakukan perjalanan ke Pakistan pekan depan untuk meresmikan perjanjian tersebut.
“Kami sedang mempersiapkan penandatanganan kesepakatan untuk proyek pengeboran laut dalam pertama Pakistan,” katanya kepada Lider Haber.
“Kerja sama kami akan dimulai dengan kegiatan eksplorasi di dua blok darat dan satu wilayah lepas pantai,” tambahnya.
Upacara penandatanganan diperkirakan akan berlangsung pada hari Selasa, menurut laporan Daily Sabah.
Pada Februari, pemerintah Pakistan mengumumkan putaran lelang yang menawarkan 40 blok lepas pantai di cekungan Makran dan Indus untuk pemberian izin eksplorasi.
Kesepakatan
Türkiye dan Pakistan menandatangani perjanjian pada bulan April untuk secara bersama-sama mengikuti penawaran eksplorasi minyak dan gas lepas pantai di 40 blok di negara Asia Selatan itu.
Mari Energies Limited, Oil and Gas Development Company Limited, dan Pakistan Petroleum Limited menandatangani perjanjian dengan Turkish Petroleum (TPAO) untuk bersama-sama berpartisipasi dalam putaran penawaran lepas pantai tersebut.
Pada Juli, Menteri Luar Negeri Türkiye Hakan Fidan mengatakan selama kunjungan resmi ke Islamabad bahwa perusahaan-perusahaan Turki akan melakukan eksplorasi minyak dan gas di cadangan lepas pantai Pakistan.
Berbicara pada konferensi pers bersama dengan Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Pakistan Muhammad Ishaq Dar, Fidan menekankan niat Ankara untuk memperdalam hubungan ekonomi dan energi dengan Islamabad serta berupaya meningkatkan volume perdagangan bilateral mereka menjadi $5 miliar.
Pada Oktober, TPAO memperoleh saham sebesar 25 persen dan hak operasi di Blok Indus Lepas Pantai Timur-C milik Pakistan sebagai bagian dari dorongan eksplorasi energi lepas pantai yang baru diluncurkan kembali oleh Islamabad.











