DUNIA
2 menit membaca
Korea Utara mengecam dukungan AS terhadap program kapal selam nuklir Korea Selatan
Pyongyang mengecam Washington karena memungkinkan ambisi kapal selam bertenaga nuklir Seoul, menyebut langkah tersebut sebagai "deklarasi konfrontasi," sementara Korea Selatan bersikeras tidak memiliki niat permusuhan.
Korea Utara mengecam dukungan AS terhadap program kapal selam nuklir Korea Selatan
Bendera Korea Utara berkibar di dekat desa gencatan senjata Panmunjom di dalam zona demiliterisasi yang memisahkan kedua Korea. / Reuters
18 November 2025

Media milik negara Korea Utara mengkritik keras kesepakatan terbaru antara AS dan Korea Selatan yang akan memungkinkan Seoul mulai mengembangkan armada kapal selam serang bertenaga nuklir pertamanya, menyebutnya sebagai 'deklarasi konfrontasi.'

“Fakta bahwa AS, dengan mengabaikan bahaya perlombaan senjata nuklir global yang akan timbul dari proliferasi nuklir ke negara-negara non-nuklir, menyetujui kepemilikan kapal selam nuklir oleh Korea Selatan dan kemudian mengizinkan pengayaan uranium serta pengolahan ulang bahan bakar bekas, sehingga membangun dasar bagi Korea Utara untuk bangkit menjadi status 'kuasi-kekuatan nuklir,' jelas menunjukkan taktik konfrontatif berbahaya AS,” kata Kantor Berita Pusat Korea, KCNA, pada hari Selasa.

KCNA mengatakan bahwa lembar fakta gabungan yang dirilis Gedung Putih menyusul pertemuan bulan lalu di Korea Selatan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung sekali lagi menegaskan kebijakan permusuhan dan konfrontasi terhadap Korea Utara.

Itu menandai reaksi pertama dari Korea Utara terhadap dokumen yang dirilis Seoul dan Washington pada hari Jumat.

KCNA mengatakan dokumen itu dengan jelas menunjukkan bahwa pemerintahan AS dan Korea Selatan mengejar 'konfrontasi terbuka' terhadap Korea Utara.

Menanggapi reaksi terbaru Pyongyang, juru bicara kepresidenan Korea Selatan Kang Yu-jung mengatakan bahwa Seoul tidak memiliki niat 'bersifat permusuhan' terhadap Pyongyang.

“Kami akan terus bekerja secara konsisten untuk meredakan ketegangan antar-Korea dan membangun kembali kepercayaan,” kata Kang, dikutip Kantor Berita Yonhap.

Selama kunjungannya ke Korea Selatan bulan lalu, Trump mengatakan bahwa pemerintahannya akan membagikan teknologi propulsi nuklir kepada Korea Selatan agar angkatan lautnya dapat membangun setidaknya satu kapal selam bertenaga nuklir.

Kementerian pertahanan Korea Selatan kemudian mengumumkan niatnya untuk meluncurkan kapal selam bertenaga nuklir yang dibangun dengan teknologi dalam negeri pada pertengahan hingga akhir 2030-an.

TerkaitTRT Indonesia - China menyampaikan kekhawatiran saat Korea Selatan kembangkan kapal selam bertenaga nuklir
SUMBER:AA
Jelajahi
Menlu perintahkan Dubes RI di Iran segera evakuasi WNI
Iran respons tawaran mediasi Indonesia: tidak ada negosiasi dengan AS
Puluhan jamaah umrah asal Ponorogo masih di Tanah Suci, kepulangan dijadwalkan 10 Maret
Senat AS menolak upaya untuk mengakhiri perang Washington terhadap Iran
Bisakah Washington mempertahankan perang panjang dengan Iran?
Pemimpin Hizbullah bersumpah akan menghadapi Israel 'sepenuhnya'
Jerman dan Belgia tolak bergabung dalam serangan AS-Israel ke Iran
Serangan udara mengguncang Teheran, 100.000 orang meninggalkan kota dalam dua hari pertama perang
Serangan terhadap Iran dinilai ilegal
Israel meluncurkan serangan terbaru di Beirut saat ketegangan regional meningkat
NATO menembak jatuh rudal balistik Iran yang menuju Türkiye
Indonesia tunda dialog Dewan Perdamaian (BoP) Gaza di tengah krisis Iran yang emakin memanas
Massa berkumpul di kedubes AS di Jakarta, mengecam serangan terhadap Iran dan BoP
Menlu: Indonesia tunda dialog Dewan Perdamaian (BoP) Gaza di tengah krisis Iran semakin memanas
Lingkaran MAGA kecam Trump usai gabung 'perang Israel' di Iran, Trump balas 'MAGA adalah Trump'
Trump perintahkan Angkatan Laut AS untuk mengawal kapal tanker melalui Selat Hormuz
Perang Israel-AS terhadap Iran adalah pembangunan militer AS terbesar di Timur Tengah: CENTCOM
Nepal menuju pemilu krusial pasca-kerusuhan saat pesaing utama berebut untuk kursi di luar ibu kota
Junta Myanmar berlakukan rasionalisasi bahan bakar untuk kendaraan pribadi akibat konflik di Timteng
China gelar pertemuan politik besar untuk tetapkan rencana pertumbuhan lima tahun